Peduli Bencana, Komunitas Bifi Merah Bagikan Makanan Siap Saji untuk Korban Banjir Manado

oleh
Aksi sosial Bifi Merah membantu korban banjir di Manado. (Istimewa)

MANADO – Aksi sosial dari Komunitas Bifi Merah kepada para korban banjir di Kota Manado patut diapresiasi.

Gerakan peduli sesama ini dapat membuka mata banyak orang untuk berbagi dengan mereka yang dilanda bencana alam.

Ketua Umum (Ketum) Bifi Merah Ferry Ferdy Teterego (F2T) mengatakan, gerakan ini merupakan antusias dan spontanitas bersama sebagai wujud rasa empati bagi korban banjir di Manado.

Komunitas Bifi Merah mendatangi rumah warga yang terdampak banjir untuk menyalurkan makanan siap saji. (istimewa)

“Kita sepakat kumpul uang dan bahan makanan bersama, kemudian kita buat dapur umum dan kita bagikan makanan yang sudah siap saji,” ungkap F2T saat penyaluran bantuan yang turut didampingi Ketua I Elnard, Ketua IV Alen, Ketua dan Sekretaris #Bifimerah Manado Patrick dan Inggrid, Minggu (24/1/2021).

Ia menyebut, makanan siap saji memang sangat diperlukan warga yang menjadi korban banjir, karena banyak peralatan masak mereka belum bisa digunakan.

“Inilah satu inisiatif kami untuk meringankan beban para korban banjir maupun tanah longsor di Manado,” tuturnya.

F2T mengatakan, pembagian makanan siap saji menyasar sejumlah tempat yang dilanda bencana, seperti di Malendeng, Perkamil, Winangun, Sario dan Batukota.

“Warga yang menerima makanan ini sangat senang, karena memang mereka sangat membutuhkan makanan siap saji di kondisi sulit saat ini. Bantuan tahap satu ini akan berlanjut besok dan lusa lewat dapur umum yang kami siapkan,” tukasnya.

Ia juga berterima kasih kepada semua pengurus dan anggota Komunitas Bifi Merah yang boleh saling mendukung hingga meluangkan waktu, tenaga dan materi untuk bersama membantu masyarakat yang dilanda bencana alam di Manado.

“Terima kasih bagi dukungan dan partisipasi teman-teman semuanya. Hal kecil yang kita lakukan ini dapat membantu mereka yang sementara bergumul dalam situasi pascabencana,” tandasnya. (rivco tololiu)