Sekdaprov Silangen Buka Penilaian PPD, 15 Kabupaten/Kota Adu Program dan Inovasi

oleh -
Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen saat membuka penilaian PPD tahun 2021 tingkat Provinsi Sulut secara virtual. Kegiatan penilaian PPD bertempat di Aryaduta Hotel Manado. (istimewa)

MANADO – Pemerintah daerah (pemda) di 15 kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengikuti penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat provinsi yang diselenggarakan Kementrian PPN/Bappenas.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekdaprov Sulut, Edwin Silangen secara virtual dari ruang kerjanya, Senin (8/2/2021). Pada kesempatan itu, Sekdaprov Silangen menyampaikan sambutan Gubernur Olly Dondokambey yang menerangkan bahwa keberhasilan pelaksanaan pembangunan ditentukan oleh keberhasilan daerah dalam menyiapkan perencanaan, pelaksanaan, dan pencapaian pembangunan daerah dengan baik.

Atas pemahaman itu, Silangen mengatakan bahwa Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan evaluasi komprehensif dan kreatif melalui PPD, dalam rangka meningkatkan keterpaduan pelaksanaan pembangunan pusat dan daerah.

“Serta sebagai bentuk motivasi dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) atas prestasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” ungkap Silangen.

Diketahui, penilaian dan apresiasi ini sendiri bertujuan mendorong mendorong pemda untuk melaksanakan penyusunan dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan.

Selain itu, untuk mendorong integrasi, sinkronisasi, dan sinergi antara perencanaan pusat dan daerah, mendorong pemda untuk melaksanakan kegiatan secara efektif dan efisien dalam rangka pencapaian sasaran pembangunan serta mendorong pemda untuk berinovasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Lebih jauh, Silangen menjelaskan bahwa sangat disadari untuk melaksanakan semua proses ini, kondisi pandemi masih sangat berpengaruh bagi kita semua, sangat terpengaruh dengan kondisi potensi dan sumberdaya yang ada di masing-masing daerah.

Meskipun demikian, dia optimis PPD di tengah pandemi mampu memotivasi setiap daerah menyiapkan dokumen rencana pembangunan secara optimal bahkan menciptakan inovasi pembangunan di Sulut.

“Oleh karena itu, saya berharap PPD ini mampu mendorong setiap daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, untuk berlomba-lomba menyiapkan dokumen RPJMD, RKPD secara lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan, serta dapat melahirkan inovasi-inovasi pembangunan yang menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi di daerah,” terangnya.

“Sekali lagi, saya berharap Penghargaan Pembangunan Daerah ini dapat kita lakukan dengan baik, sehingga salah satu apresiasi juga yang kita dapat dari Penghargaan ini yaitu ketambahan Dana Insenif Daerah (DID) dapat menjadi daya ungkit keberhasilan pembangunan di Sulawesi Utara,” tandasnya.

Adapun kegiatan tersebut turut dihadiri oleh para bupati/wali kota se-Sulut, Kepala Bappeda/Bappelitbang, Tim Penilai Independen (TPI) PPD Tahun 2021 Sulut, dan Tim Penilai Utama (TPU) PPD Tahun 2021. (rivco tololiu)