MANADO – Pertamina terus mendorong penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berkualitas di tengah masyarakat, seperti Pertalite, Pertamax, hingga Pertamax Turbo untuk mendukung keberlangsungan lingkungan yang sehat.

Hal itu diketahui kala Pertamina Regional Sulawesi menggelar Talkshow bertema “Energi Baik untuk Lingkungan yang Sehat” bersama dengan Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Sulawesi Utara (Sulut) Marly Gumalang dan Kadis Kesehatan Sulut, dr Debie Kalalo.

Pada kesempatan itu, Communication & Relations Pertamina Regional Sulawesi, Iqbal Hidayatulloh mengatakan bahwa penjualan produk BBM berkualitas di Sulut dan Gorontalo sampai dengan Februari 2021 menunjukkan adanya peralihan konsumsi dari masyarakat.

“Sampai Februari 2021 ini kita melihat sebenarnya masyarakat sudah mulai beralih ke BBM berkualitas. Ini terlihat dari market share Pertalite di Sulut dan Gorontalo yang sudah 60% lebih dibandingkan produk-produk lain. Untuk Premium itu masih di angka 30%,” ujarnya kepada SINDOMANADO.COM, Rabu (10/2/2021).

Kecenderungan masyarakat yang mulai berpindah ke BBM berkualitas sejatinya akan berdampak pada keberlangsungan lingkungan yang sehat, udara yang lebih sehat, dimana hasil emisi gas buang yang dihasilkan oleh Pertalite, Pertamax, serta Pertamax Turbo lebih baik dibandingkan Premium.

“Kami harapkan masyarakat bisa aware, bahwa isu lingkungan dan kesehatan ini sangat dekat dengan masyarakat. Sehingga kami berharap masyarakat bisa terdorong untuk menggunakan BBM berkualitas. Salah satu yang kami lakukan juga ialah memberikan beragam promo lewat aplikasi MyPertamina,” ungkapnya.

Ya, dengan aplikasi MyPertamina, masyarakat bisa mendapatkan diskon Rp100 untuk setiap pembelian Pertamax. Adapun, kata Iqbal, penggunaan BBM berkualitas juga akan berdampak pada performa mesin yang lebih baik, kendaraan menjadi lebih awet, serta konsumsi bahan bakar yang lebih irit.

“Yang ujungnya ialah biaya yang dikeluarkan masyarakat akan lebih sedikit. Lewat Talkshow ini kami juga berharap bisa membuat 30% masyarakat yang masih menggunakan Premium itu untuk bisa berpindah dan menggunakan BBM berkualitas, minimal Pertalite,” beber Iqbal.

Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Rayon III, Sulut dan Gorontalo Sandi Saryanto menyampaikan bahwa di dunia hanya tersisa tujuh negara yang masih menggunakan BBM Ron 88.

Dimana untuk Asia Tenggara sendiri, hanya tinggal Indonesia-lah satu-satunya negara yang masih menggunakan BBM Ron 88 yang terdapat pada Premium. Adapun, untuk Pertalite memiliki nilai Ron 90, Pertamax dengan Ron 92, serta Pertamax Turbo merupakan BBM terbaik dari Pertamina dengan nilai Ron 98.

“Nilai Ron yang rendah akan berpengaruh kepada kadar emisi gas buang dari kendaraan. Angka Ron atau oktan yang tinggi seperti di Pertalite, Pertamax, serta Pertamax Turbo berdampak pada gas buang yang lebih baik,” pungkasnya. (Fernando Rumetor)