Mahasiswa Papua di Sulut Menolak Gerakan Separatis dan Tegaskan Dukung Penuh Kebijakan Pemerintah

oleh -

MANADO — Mahasiswa Papua di Sulawesi Utara menegaskan menolak setiap aksi gerakan separatis yang di terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu ditegaskan Aktivis Papua di Manado, Tadeus Wenda, Jumat (26/2/2021). “Gerakan separatis hanya akan merongrong keutuhan NKRI. Mahasiswa Papua di Sulut tegas menolak setiap aksi separatis, baik di Papua maupun Sulut,” tegasnya.

Ia pun mengimbau kepada rekan-rekan mahasiswa Papua yang sedang menimba ilmu di Sulut agar tidak terpancing isu-isu provokasi yang digencarkan oknum-oknum tak bertanggung jawab. “Mari kita fokus untuk penyelesaian studi agar bisa membangun daerah dan bangsa yang kita cintai bersama ini,” ajak Wenda.

Dia berharap, mahasiswa Papua di Sulut bersama elemen masyarakat lainnya untuk terus mendukung program pemerintah untuk kesejahteraan rakyat. Di masa pandemi covid-19 saat ini, mari kita support upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran korona dengan disipilin melaksanakan protokol kesehatan. “Rajin cuci tangan, pakai masker dan jauhi kerumunan,” tukasnya.

Senada disampaikan Koordinator Asrama Jayawijaya di Manado, Jemmy Kogoya. Ia mengajak para mahasiswa Papua di Sulut agar bersama-sama komponen bangsa lainnya menjadi motivator, dan dinamisator kemajuan, kedamaian di tanah air. “Jangan terprovokasi dan mari jaga NKRI tetap utuh dan solid,” tandas Kogoya. (kimgerry)