Vaksin AstraZeneca Siap Digunakan, Dinkesda Sulut Jadwalkan Penyuntikan Dosis Pertama

oleh -
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus bergulir. Saat ini, penyuntikan vaksin produksi AstraZeneca akan mulai dilakukan kepada masyarakat di Bumi Nyiur Melambai. (istimewa)

MANADO – Vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca mulai digunakan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Pun, penyuntikan dosis pertama akan lakukan hari ini oleh petugas medis di sejumlah tempat.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Provinsi Sulut, dr Debie Kalalo mengatakan, sebanyak 50.000 dosis vaksin AstraZeneca telah dikirim pemerintah pusat ke Sulut.

“Vaksin AstraZeneca telah digunakan dalam program vaksinasi nasional pada 22 Maret 2021. Yang menerima suntikan perdana salah satunya adalah Ketua MUI Jawa Timur, KH Hasal Mutawakkil,” kata Kalalo, Selasa (23/3/2021).

Ia mengakui penyuntikan dosisi pertama vaksin AstraZeneca akan dimulai Rabu (24/3) hari ini, kepada sejumlah petugas pelayanan publik.

“Vaksin AstraZeneca akan disuntikan sebanyak dua dosis dengan jarak delapan minggu setelah penyuntikan dosis pertama. BPOM RI telah menyatakan bahwa vaksini Covid-19 AstraZeneca aman untuk digunakan. Vaksin tersebut tak luput dari pemantauan MUI,” tuturnya.

Lanjut Kalalo, prosedur vaksin AstraZeneca sama seperti vaksinasi menggunakan vaksin Sinovac. Tahap pertama calon penerima vaksin harus harus mendaftar dan diverifikasi data oleh petugas di meja pertama.

Kedua, calon penerima vaksin akan dilakukan screening kesehatan dan pemeriksaan di meja dua. Peserta vaksinasi yang lolos pada proses screening akan menuju ke meja tiga untuk mendapatkan suntikan vaksin.

“Pada langkah terakhir di meja empat, dilaksanakan pencatatan dan peserta vaksinasi akan diobervasi selama 30 menit,” terangnya.

Ia mengingatkan bagi masyarakat yang telah mendapatkan suntikan vaksin, agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

“Jangan lupa selalu menerapkan 5M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak minimal 1 meter, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menghindari kerumunan serta mobilitas yang tidak perlu,” harapnya.

Kalalo menambahkan dengan mentaati protokol kesehatan setelah disuntik vaksin, maka akan memberikan kesempatan pada tubuh untuk membentuk kekebalan yang sempurna setelah divaksinasi.

Disamping itu, kata Kalalo, karena proses vaksinasi dilaksanakan secara bertahap maka membutuhkan waktu untuk terbentuknya Herd Immunity.

“Jangan lupa tetap menjaga imunitas tubuh. Makan makanan sehat dan bergizi, lakukan aktivitas fisik atau berolahraga minimal 30 menit setiap hari, serta istirahat yang cukup. Jaga diri kita masing-masing dengan menghindari penyakit, serta lindungi keluarga kita dari Covid-19,” tukasnya. (rivco tololiu)