Hari Terakhir, Yuk Lapor SPT Tahunan!

oleh -
Ilustrasi Lapor SPT Tahunan. (Foto: Istimewa)

MANADO – Rabu (31/3/2021) ini menjadi hari terakhir bagi kalian para Wajib Pajak Orang Pribadi untuk bisa memasukkan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan untuk tahun pajak 2020.

Untuk mempermudah proses pelaporan untuk SPT Tahunan ini, terlebih dalam masa pandemi Covid-19, maka Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyediakan layanan pelaporan secara online melalui e-filing, sehingga Wajib Pajak tidak perlu lagi menyambangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Wajib Pajak bisa mengakses layanan tersebut melalui djponline.pajak.go.id atau melalui website pajak.go.id. Di Sulawesi Utara (Sulut) sendiri, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, Maluku Utara (Suluttenggomalut), Joga Saksono mengimbau agar Wajib Pajak segera melaporkan SPT Tahunan.

“Diharapkan Wajib Pajak dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk melaporkan SPT Tahunannya, mengingat batas waktu pelaporan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi yaitu 31 Maret 2021 ini,” tukasnya kepada wartawan SINDOMANADO.COM, Selasa (30/3/2021).

“Wajib Pajak dapat melaporkan SPT Tahunan secara online melalui e-filing dengan mengakses situs www.pajak.go.id. Lapor pajak lebih awal lebih nyaman,” tambah Joga seraya menyampaikan bahwa pelaporan untuk Wajib Pajak Badan masih bisa melaporkan SPT Tahunannya sampai 30 April 2021 mendatang.

Dari data yang dipaparkan, hingga 24 Maret 2021 telah ada 271.394 Wajib Pajak Orang Pribadi di wilayah kerja DJP Suluttenggomalut yang telah melaporkan SPT Tahunannya. Total Wajib Pajak Orang Pribadi yang tercatat ialah sebanyak 496.050 Wajib Pajak.

Ini berarti sudah ada 54,71% Wajib Pajak Orang Pribadi yang melaporkan SPT Tahunannya. Sementara itu untuk Wajib Pajak Badan, telah ada sekira 6.094 dari total 38.362 Wajib Pajak Badan yang telah melaporkan SPT Tahunannya. Itu berarti sudah ada 15,89% Wajib Pajak Badan yang memenuhi kewajibannya.

Sekadar diketahui, pada kegiatan Spectaxcular 2021 bertajuk “Pajak Untuk Vaksin Kita”, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJP Suluttenggomalut, Dodik Samsu Hidayat mengharapkan agar Wajib Pajak bisa memahami bahwa hak dan kewajiban perpajakannya harus ditingkatkan.

“Supaya dapat membantu pemerintah dalam melaksanakan kegiatan yang sudah diagendakan, terutama berkaitan dengan vaksinasi Covid-19 untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata Dodik dalam kegiatan yang dilaksanakan belum lama ini.

“Saya yakin dengan kerjasama para Wajib Pajak, semua program pemerintah yang diutamakan untuk pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi akan berlangsung dengan baik, lancar dan sempurna,” papar Dodik. Lebih lanjut dalam talkshow, Dodik menyebut bahwa peran pajak dalam membantu pemerintah menyukseskan vaksinasi ialah memberikan fasilitas pembebasan pajak, dimana kita ketahui bahwa seluruh vaksin di Indonesia saat ini berasal dari luar negeri.

“Semua itu yang biasanya kita impor barang, kita beli barang, pengadaan barang itu kena pajak. Khusus untuk Covid-19, termasuk vaksin itu, semua kita bebaskan pajaknya. Mulai dari Pajak Pertambahan Nilai hingga Pajak Penghasilannya. Jadi free semuanya,” jelasnya.

“Ini semata-mata untuk mendukung keberhasilan pengadaan vaksin, dan untuk penanganan Covid-19 secara umum. Demikian juga untuk penanganan pasien Covid-19, kita berikan fasilitasnya, untuk alat-alat kesehatannya kita bebaskan (pajaknya),” beber Dodik. (Fernando Rumetor)