Lewat Program Padat Karya, Pemkab Minahasa Kucurkan Rp3 M untuk Pengendalian Eceng Gondok

oleh -
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Vicky Kaloh (Koran Sindo Manado/Michael Tumbelaka)

TONDANO – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Lingkungan Hidup siapkan dana Rp3 miliar untuk pengendalian eceng gondok di Danau Tondano.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Vecky Kaloh mengatakan anggaran yang disiapkan ini akan dikelolah melalui program padat karya dan melibatkan masyarakat yang ada di sekitaran Danau Tondano.

“Setiap desa melibatkan maksimal 20 orang dalam pekerjaan ini, perharinya mereka di gaji sebesar Rp. 110.000 dan dibayarkan setelah mereka bekerja, sementara ada sekira 24 Desa di pinggir Danau Tondano yang dilibatkan,” ucap Kaloh pada Selasa (27/4).

Kaloh juga mengatakan lewat program ini ada perubahan yang cukup signifikan. Dirinya berharap agar program ini bisa berjalan lancar sehingga masalah eceng gondok segera teratasi.

“Saya melihat lewat program ini ada perubahan cukup besar yang terjadi, ditambah lagi programi ini melibatkan masyarakat sehingga bisa membantu peningkatan ekonomi masyarakat di masa pandemi saat ini,” tutur Kaloh.

Dirinya pun berharap agar masyarakat di Danau Tondano secara khusus para pelaku usaha jaring tancap maupun jaring apung agar bisa membantu mengangkat eceng gondok yang berada disekitar tempat usaha mereka.

“Umumnya eceng gondok yang berada di danau ini ada di sekitaran jaring apung dan jaring tancap milik warga. Oleh sebab itu kami berharap agar warga pemilik jaring bisa ikut terlibat dalam pengangkatan eceng gondok ini, ya minimal di lokasi tempat usaha mereka,” kata Kaloh.

Kaloh pun mengatakan penanganan eceng gondok di Danau Tondano pada awal tahun 2020 lalu harus diakui sudah berjalan dengan baik karena menunjukan hasil yang memuaskan, namun sangat disayangkan karena program itu terhenti ketika adanya pandemi Covid-19.

“Walaupun demikian pencapaian pengangkatan eceng gondok di Danau Tondano hingga Oktober 2020 lalu sudah menyentuh hingga 61 persen. Sehingga tahun ini lewat program padat karya akan menjawab persoalan eceng gondok di Danau Tondano, adapun alat berat milik Pemkab Minahasa dan Pemerintah Provinsi tetap beroperasi seperti biasa untuk mengangkat eceng gondok di Danau Tondano,” tutup Kaloh.

(KORAN SINDO MANADO/Michael Tumbelaka)