Pemkab Minahasa Serius Tangani Stunting

oleh -
Pemkab Minahasa Serius Tangani Stunting. (Foto: istimewa)

TONDANO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar pertemuan lintas sektor terkait penanganan stunting di Kabupaten Minahasa yang bertempat di Gedung Balai Pertemuan Umum Tondano, Kamis (20/5/2021).

Dalam sambutan Bupati Minahasa yang dibacakan Sekertaris Daerah Minahasa Frits Muntu mengatakan peningkatan kualitas kesehatan harus terus diperjuangkan sebagaimana dalam peraturan Presiden No 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020 – 2024 telah menetapkan percepatan penurunan stunting sebagai salah satu proyek prioritas strategis (Major project).

“Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional tentang penetapan perluasan Kabupaten/Kota lokasi prioritas tahun 2022, sebagaimana terlampir merupakan perluasan Kabupaten/Kota lokasi yang telah menjadi fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi pada tahun 2018 – 2021,” ucap Muntu.

“Pertemuan lintas sektor penanganan stunting di Kabupaten Minahasa harus benar-benar dilakukan secara terintegrasi dengan memperkuat sinergi agar masalah demi masalah yang akan dibahas ini akan berdampak nantinya pada penurunan angka stunting khususnya di Kabupaten Minahasa,” tambah Muntu.

Dirinya pun mengatakan data yang ada untuk Kabupaten Minahasa pada tahun 2020, hasil pengukuran stunting pada balita yang terukur sebanyak 117 balita atau 3,11% dari 5.691 balita dan pada tahun 2021 data sampai bulan februari yang diukur sebanyak 132 balita atau 7,21% dari 1.831.

“Berdasarkan data yang ada, terlihat bahwa masih tingginya angka stunting dan masih banyak balita yang belur terukur yang memungkinkan bertambahnya angka balita kerdil, sehingga pentingnya komitmen para kepala perangkat daerah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan gizi bagi keluarga,” kata Muntu.

“Upaya penanganan masalah stunting merupakan prioritas nasional yang harus juga menjadi prioritas Daerah Kabupaten Minahasa. Karen itu harus ada keterlibatan lintas sektoral untuk memberikan kontribusi yang sangat besar dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Minahasa,” tutup Muntu.

(SINDO/Michael Tumbelaka)