ROR-RD Terima Kunjungan Kerja Kapolda Sulut

oleh -
Pemerintah Kabupaten Minahasa saat menerima Kunjungan Kerja Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana. (Foto: istimewa)

TONDANO – Bupati Minahasa Royke Octavian Roring bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey menerima kunjungan kerja, sekaligus bertatap muka dan mendengar arahan Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, di Restoran Aston Hill Tondano, Rabu (2/6/2021).

Dalam pertemuan tersebut Bupati Minahasa menyampaikan laporan mengenai kondisi serta keadaan Kabupaten Minahasa.

“Pertama saya ingin berterima kasih kepada Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana karena sudah mengagendakan kunjungan kerja di Minahasa, dapat kami laporkan terkait kondisi selang pandemi Covid-19 di Kabupaten Minahasa, kegiatan pengendalian sudah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, koordinasi dan kerjasama gugus tugas di dalamnya Forkopimda juga tokoh agama dan tokoh masyarakat sudah berjalan dengan baik,” ungkap Roring.

Roring juga mengatakan peran dan fungsi kepolisian sangat membantu pemerintah, lewat dukungan berbagai program serta terobosan kepolisian yang berorientasi pada penataan kehidupan masyarakat yang kondusif.

“Saya berharap agar kerjasama, sinergitas dan silahturahmi kepolisian dengan Pemerintah Minahasa akan terus terjaga makin meningkat termasuk upaya bersama wujudkan visi Kabupaten Minahasa,” ucap Roring

Adapun Kapolda Sulut diawal arahannya memuji Kabupaten Minahasa karena memiliki udara sejuk dan sehat, pemandangan alam yang indah serta tentu kehidupan rukun, damai dan tentram.

“Ini modal bagi suatu daerah untuk maju kalau keamanannya terjamin, pembangunan pasti berjalan baik,” tutur Kapolda Sulut.

Kapolda juga menjelaskan maksud kunjungan kerjanya ke Kabupaten Minahasa ingin memberi motivasi bagi anggota kepolisian di Minahasa juga bersilahturahmi dengan masyarakat. juga mengingatkan terkait tingginya tindak pidana penganiayaan yang sebagian besar disebabkan oleh pengaruh minuman keras.

“Tingkat kejahatan yang terjadi di Sulut paling tinggi adalah kasus penganiayaan karena pengaruh minuman keras, kalau kita biarkan akan terjadi lost generation, saya harap ini menjadi perhatian kita bersama terutama peran orang tua dalam pengawasan terhadap anak terkait bahayanya minuman keras,” kata Kapolda Sulut.

Terkait persoalan Covid-19, Forkopimda bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat agar saling bahu membahu melaksanakan upaya pencegahan.

“Kapolres tetap laksanakan operasi yustisi. Jangan lalai karena masyarakat harus terus diingatkan. Mohon bantuan tokoh agama untuk mengingatkan baik keamanan maupun soal Covid-19,” tutup Kapolda Sulut.

(SINDO/Michael Tumbelaka)