MANADO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang dipicu oleh fenomena Super New Moon pada 14 Juli 2026.
Fenomena ini terjadi ketika fase Bulan Baru bertepatan dengan posisi Bulan berada pada jarak terdekat dengan Bumi (perigee), sehingga berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut maksimum dan memicu genangan di wilayah pesisir yang rentan.
“Berdasarkan hasil pemantauan data muka air laut dan prediksi pasang surut, BMKG memperkirakan potensi rob akan melanda 18 wilayah pesisir di Indonesia, termasuk sejumlah kawasan di Sulawesi Utara,” ujar Ricky Daniel Aror, Ketua Tim Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Minggu (12/7/2026).
Untuk wilayah Sulawesi Utara, rincian periode potensi rob adalah sebagai berikut:
- Kepulauan Sangihe: 13–18 Juli 2026
- Bolaang Mongondow Utara: 14–18 Juli 2026
- Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, Manado Tua, Manado, Kepulauan Sitaro, Bitung dan Kema, Minahasa Utara, serta Kepulauan Talaud: 14–17 Juli 2026
- Minahasa Tenggara: 14–16 Juli 2026
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir, pelabuhan, kawasan permukiman pantai, serta sektor perikanan dan tambak, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan rob selama periode tersebut.
Masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi cuaca maritim dan peringatan dini terbaru yang dikeluarkan BMKG sebagai dasar dalam merencanakan aktivitas di wilayah pesisir. (nando/*)


Tinggalkan Balasan