Buru Penunggak Pajak Ranmor, Tim Bapenda Sulut Disebar hingga ke Pelosok Desa di Boltim

oleh -
Kepala Bapenda Sulut Olvie Atteng dan jajaran bertemu Bupati Boltim Sachrul Mamonto. (istimewa)

BOLTIM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mengoptimalkan menggarap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satunya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PBBNKB).

Kali ini, Tim Bapenda Sulut yang dikomandai langsung Olvie Atteng menyisir wilayah di Kabupaten Bolmong Timur (Boltim).

Tim yang terdiri dari ASN dan THL disebar hingga ke pelosok-pelosok desa untuk memburu wajib pajak yang masih menunggak PKB.

Sebelumnya, Bapenda Sulut melakukan pertemuan dengan Bupati Boltim, Sachrul Mamonto untuk berkoordinasi dalam penelusuran alamat wajib pajak ranmor yang menunggak.

“Ini adalah bentuk sinergitas antara Pemprov Sulut dan Pemkab Boltim untuk mengoptimalkan serta menggali potensi PAD yang ada di Boltim, termasuk Pajak Kendaraan Bermotor,” ungkap Kepala Bapenda Sulut, Olvie Atteng didampingi Sekretaris Conny Kuhon, Rabu (9/6/2021).

Tim Bapenda melakukan penelusuran hingga ke pelosok-pelosok desa di Kabupaten Boltim. (istimewa)

Bupati Boltim sangat mendukung upaya Bapenda Sulut dalam melakukan penelusuran wajib pajak ranmor yang menunggak.

“Karena ini juga berpengaruh pada peningkatan Dana Bagi Hasil untuk Pemkab Boltim,” tuturnya.

Olvie menjelaskan, penelusuran dilakukan di 7 kecamatan oleh Tim Bapenda Sulut selama dua hari.

Ia memberi apresiasi bagi pemerintah kecamatan dan desa yang turut membantu tim mencari alamat para penunggak pajak ranmor tersebut.

“Kita pastinya memberi apresiasi bagi Bupati Boltim hingga jajaran di kecamatan sampai desa yang mensupport penelusuran ini,” terangnya.

Lanjut Olvie, latar belakang penelusuran di Kabupaten Boltim lantaran penerimaan PKB di daerah tersebut hingga posisi sampai dengan Mei 2021 masih rendah atau hanya 30%.

“Itu menjadi alasan kita turun langsung ‘menyerbu’ Kabupaten Boltim untuk penelusuran alamat penunggak PKB. Kita juga ikut lakukan sosialisasi,” tandasnya. (rivco tololiu)