Marak Kasus Sajam di Manado, Pria Asal Tikala Tewas Ditikam di Bagian Dada

oleh
DH alias Dani, pelaku penganiayaan dengan sajam saat diamankan polisi. (foto: istimewa)

MANADO – Kasus penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) berujung maut kembali terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Pelakunya DH alias Dani (20) dengan korbannya AS alias Alfons.

Kasus pembunuhan ini terjadi di Kelurahan Tikala Kumaraka, Lingkungan III, Kecamatan Wenang, Senin (13/12/2021).

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kronologi kasus penganiyaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia berawal saat pelaku dan lima rekannya sedang mencari kucing liar untuk dibuat makanan saat pesta minuman beralkohol (minol) bersama rekannya pada hari Senin malam sekira pukul 21.50 WITA,” ujar Arifin, Selasa (14/12/2021).

Lanjut dia, saat sedang mencari kucing, datang korban AS dan menegur pelaku dan rekannya pulang ke rumah karena sudah mabuk.

“Merasa tidak digubris, korban lantas melepaskan pukulan ke wajah pelaku sebanyak empat kali. Tak terima perbuatan korban, pelaku langsung mengeluarkan pisau dan menusuk korban di bagian dada kiri,” jelasnya.

Korban yang sudah bersimbah darah lantas dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar, namun nahas nyawa korban tidak tertolong.

“Korban meninggal dunia, akibat luka tusuk di bagian dada,” terang Arifin.

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung pulang ke rumahnya. Tidak tunggu lama kakaknya langsung mengantar pelaku ke Polsek Wenang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku pun digiring ke Polresta Manado.

“Pelaku beserta barang bukti sajam jenis badik sudah diamankan polisi. Selanjutnya Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutup perwira satu melati tersebut. (Deidy Wuisan)