Kajati Sulut Andi Muhammad Taufik Lantik Asisten Pembinaan Kejati Sulut yang Baru

oleh
Upacara Pelantikan, Pengambilan Sumpah dan Serah Terima Jabatan Asisten Pembinaan pada Kejati Sulut yang baru oleh Kajati Sulut, Andi Muhammad Taufik. (FOTO: istimewa)

MANADO – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut), Andi Muhammad Taufik memimpin Upacara Pelantikan, Pengambilan Sumpah dan Serah Terima Jabatan Asisten Pembinaan pada Kejati Sulut, Agita Tri Moertjahjanto, pada Kamis (4/1/2024).

Diketahui, Agita Tri Moertjahjanto sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Boyolali di Boyolali. Sementara Pejabat Asisten Pembinaan yang lama, Dasplin, saat ini menjabat sebagai Jaksa Fungsional pada Bidang Perdata dan TUN Kejati Sulut.

Dalam sambutannya, Kajati Sulut Andi Muhammad Taufik menyampaikan bahwa rotasi jabatan di lingkungan Kejaksaan RI  berupa mutasi dan promosi merupakan suatu hal yang biasa dilakukan oleh pimpinan yang tujuan utamanya untuk penyegaran sumber daya manusia sehingga diharapkan dapat menggerakkan kehidupan organisasi, meningkatkan semangat kerja sehingga akan berdampak kepada kualitas pelaksanaan tugas yang lebih baik dari sebelumnya.

“Oleh karena itu pergantian pejabat harus dilihat sebagai suatu peristiwa penting baik ditinjau dari tuntutan perkembangan organisasi yang sehat dan dinamis maupun dari segi pendayagunaan sumber daya manusia,” kata Kajati Andi Muhammad Taufik seperti disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulut, Theodorus Rumampuk. 

“Kepada pejabat baru yang baru saja dilantik agar mengemban amanah ini sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangan yang saudara miliki secara profesional dan proporsional dengan kemampuan menerjemahkan beragam keinginan dan harapan di tengah dinamika kehidupan sosial kemasyarakatan yang acap kali mengalami perkembangan dan perubahan serta memperhatikan kearifan lokal, kejernihan nurani yang menghargai dan menempatkan manusia dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai keutamaan,” bebernya. 

Saat ini kita akan menyongsong Pemilihan Umum Tahun 2024 untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, lalu Anggota DPR RI, DPD RI, serta DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota dan dilanjutkan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota di seluruh Indonesia.

Kajati Sulut pun meminta seluruh insan adhyaksa wajib bersikap netral dalam Pemilu 2024, dan optimalkan peran Kejaksaan dalam Pemilu ini yaitu sentra GAKKUMDU dan Posko Pemilu.

“Laporkan setiap perkembangan yang ada di tengah masyarakat sebagai bahan informasi kepada pimpinan demi terwujudnya atmosfer demokrasi dan penegakan hukum yang sejuk, kondusif, aman dan tertib,” ucapnya. 

“Saya berharap pejabat yang baru dilantik agar dapat segera menyesuaikan diri, beradaptasi, memahami peran tugas dan fungsi serta tanggung jawab saudara, lakukan koordinasi dengan stakeholder terkait dalam pelaksanaan tugas fungsi saudara tersebut,” harap Kajati.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakajati Sulut, Emilwan Ridwan; Asisten Intelijen, Marthen Tandi; Asisten Pengawasan, Fatkhuri; Asisten Tindak Pidana Khusus, Hartono; Asisten Perdata dan TUN, Frenkie Son; dan Asisten Pidana Militer Kol. Laut Elly Sumampouw.

Hadir juga para Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Utara, Kabag TU Arjuna Wiritanya, Para Koordinator, Para Kasi dan Kasubag di Kejati Sulut. (Fernando Rumetor)