MANADO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (BI Sulut) terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan dengan memperkuat pasokan komoditas utama melalui program Petani Unggulan Sulawesi Utara (Patua).
“Langkah ini penting karena beberapa komoditas pangan di pasaran mengalami kenaikan harga,” ujar Kepala Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikto, dalam keteranganannya, Senin (8/9).
Program Patua, yang sebelumnya dikenal sebagai Petani Unggulan Bank Indonesia (PUBI), telah memasuki angkatan ke-6 dan berfokus pada penguatan produksi komoditas strategis seperti bawang, cabai, dan tomat.
Joko menjelaskan bahwa Patua dirancang untuk menciptakan petani dengan mindset modern dan keterampilan unggul dalam mengelola lahan pertanian.
Program ini mencakup pelatihan, pendampingan, hingga akses pembiayaan, dengan penguatan pada tiga pilar utama: kelembagaan, kapasitas petani, dan akses modal.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, BI Sulut bersama Kementerian Pertanian RI telah menggelar Pelatihan Petani Unggulan Sulut pada 20–22 Agustus 2025, sebagai bentuk sinergi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing petani lokal. (*)


Tinggalkan Balasan