MANADO — Bulog Divre Sulutgo memastikan dukungan penuh terhadap pengoperasian Kios TPID Maju yang resmi diluncurkan di Pasar Bersehati Manado, Jumat (12/12/2025).
Kios ini menjadi instrumen baru Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam upaya mengendalikan harga pangan sekaligus menjaga stabilitas inflasi daerah.
Kepala Perum Bulog Divre Sulutgo, Ermin Tora, menegaskan bahwa hadirnya kios tersebut merupakan terobosan penting pemerintah daerah untuk memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau dan terkendali.
“Harga-harga yang ditetapkan oleh pemerintah itu dipastikan dipenuhi di sini. Dengan terkontrol, harga otomatis inflasi juga bisa terkontrol,” ujar Ermin.
Sebagai bentuk dukungan, Bulog akan memasok empat komoditas utama secara rutin ke Kios TPID Maju, yakni beras premium, beras medium, minyak goreng, gula, dan telur. Seluruh komoditas tersebut akan dijual maksimal sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Kami akan suplai beras, ada beras premium dan beras medium, semuanya dijual maksimal dengan HET. Kemudian ada juga minyak goreng, gula, dan telur. Itu empat komoditi utama yang akan kami pasok secara rutin,” jelasnya.
Sementara komoditas lain seperti sayur, cabai, dan bawang akan dipasok dinas terkait. Ermin memastikan pola penjualan di kios ini dirancang agar memberikan manfaat bagi pedagang maupun konsumen tanpa mematikan usaha pengecer.
“Di sini nanti kami akan layani pengecer. Harga kepada pengecer pasti di bawah, sedangkan harga konsumen disesuaikan dengan HET. Mekanisme pola jual di sini tidak mematikan pengecer, justru supporting terhadap mereka,” terang Ermin.
Menurutnya, keberadaan kios ini juga mempermudah akses pedagang untuk memperoleh pasokan bahan pokok tanpa harus mengambil langsung ke gudang Bulog.
“Lebih cepat ya. Dengan kondisi itu maka kita bisa pastikan ketersediaan stok di pengecer terjaga,” tambahnya.
Dengan pasokan rutin dan mekanisme harga yang terkendali, Kios TPID Maju diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan menjelang akhir tahun.


Tinggalkan Balasan