“Di usia Pegadaian yang ke-125 tahun ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Pegadaian tidak hanya dirasakan dalam layanan keuangan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat,” sebutnya.
“Program Pegadaian Peduli Dhuafa ini menjadi salah satu wujud kepedulian kami untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan harapan baru, khususnya bagi anak-anak di panti asuhan,” ujar Maksum.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Pegadaian akan terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang berdampak langsung dan berkelanjutan.
Hal ini sejalan dengan peran perusahaan sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.
Program Pegadaian Peduli Dhuafa sendiri merupakan bagian dari inisiatif TJSL yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dengan total 125 titik lokasi penerima manfaat.
Hal ini sejalan dengan semangat perusahaan dalam memperluas jangkauan manfaat serta memperkuat kontribusi sosial di berbagai daerah.
Melalui kegiatan ini, Pegadaian berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.
Di tengah perjalanan panjangnya selama 125 tahun, Pegadaian tidak hanya meneguhkan perannya sebagai lembaga keuangan terpercaya, tetapi juga sebagai institusi yang senantiasa hadir membawa makna, harapan, dan kepedulian bagi negeri. (nando/*)


Tinggalkan Balasan