Dari sisi keberlanjutan, CIMB Niaga menjalankan berbagai inisiatif terintegrasi untuk mendukung nasabah dan masyarakat, baik dari aspek lingkungan maupun sosial.
Pada 1Q26, Bank mencatat pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp60,2 triliun atau hampir 26% dari total outstanding pembiayaan.
Capaian ini mencerminkan ekspansi yang berkelanjutan pada sektor-sektor prioritas, termasuk energi terbarukan dan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pertumbuhan portofolio sustainability-linked loans.
Hingga Maret 2026, pembiayaan UMKM mencapai Rp25,7 triliun atau sekitar 43% dari total portofolio pembiayaan berkelanjutan Bank, menegaskan fokus kuat CIMB Niaga terhadap pembiayaan yang inklusif dan berdampak sosial.
“Perkembangan kami dalam pembiayaan berkelanjutan, dekarbonisasi, dan berbagai inisiatif sosial menunjukkan tekad CIMB Niaga untuk tumbuh secara bertanggung jawab sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ucapnya.
“Kami akan terus konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis, agar pertumbuhan yang kami capai dapat mendukung pembangunan yang inklusif dan memperkuat ketahanan ekonomi jangka panjang Indonesia,” tutup Lani. (nando/*)


Tinggalkan Balasan