MANADO — OJK Kantor Regional Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) melaporkan tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di wilayahnya telah menyelesaikan proses konsolidasi atau penggabungan hingga triwulan II tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Kepala OJK SulutGo, Robert Sianipar, saat kegiatan media update di Manado pada Kamis (25/6/2026).
Lebih lanjut, Robert menegaskan bahwa proses konsolidasi tersebut tidak mengurangi akses layanan keuangan kepada masyarakat.
“Secara jumlah bank khususnya BPR kita mengalami penurunan, tapi pelayanannya masih tetap karena yang berkonsolidasi itu yang ada di luar akan menjadi kantor cabang,” ungkapnya.
“Jadi konsolidasi ini tidak mengurangi layanan keuangan atau layanan perbankan, tapi justru memperkuat karena konsolidasi ini meningkatkan jumlah permodalan,” kata Robert.
Selain konsolidasi BPR, Robert juga mengumumkan bahwa kini terdapat dua perusahaan gadai swasta berizin yang beroperasi di wilayah SulutGo — satu di Kota Kotamobagu dan satu di Kota Manado.
“Tadi pagi saya juga baru menyerahkan izin kepada salah satu gadai swasta. Jadi sudah total dua yang berizin,” ucapnya Robert.
Menurutnya, kehadiran gadai swasta berizin merupakan upaya memperluas layanan keuangan formal kepada masyarakat.
Gadai swasta sekaligus menjadi alternatif yang legal dan terpercaya di samping layanan BPR dan bank umum. (nando)


Tinggalkan Balasan