MANADO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menggulirkan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 melalui Kampanye Nasional bertema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas”.
Kampanye ini dirancang untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap beragam modus kejahatan keuangan digital yang kian marak.
Kepala OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo), Robert Sianipar, menegaskan bahwa literasi keuangan digital menjadi prioritas utama dalam upaya melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan finansial.
“Melalui Bulan Literasi Keuangan ini, kami ingin masyarakat semakin cerdas dalam bertransaksi secara digital dan lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan keuangan yang terus berkembang,” ujar Robert, pekan lalu.
Kampanye nasional ini dilaksanakan oleh para pemangku kepentingan (stakeholders) melalui dua jalur utama, yakni financial literacy series dan financial literacy campaign, yang melibatkan OJK KP, KOD, PUJK, Asosiasi, Kementerian/Lembaga, serta Duta OJK PEDULI.
Empat Seri Kampanye
Pelaksanaan kampanye dibagi dalam empat seri tematik sepanjang Mei hingga Agustus 2026. Pada Campaign Series #1 (Mei 2026), tema yang diangkat adalah Investasi Bodong dan Judi Online.
Berlanjut ke Campaign Series #2 (Juni 2026) yang menyoroti isu Bijak Berutang (Pinjaman Online) serta Pengelolaan Keuangan.
Memasuki Campaign Series #3 (Juli 2026), fokus beralih pada pengaduan di sektor asuransi, perusahaan pembiayaan, dan pasar modal.
Sementara Campaign Series #4 (Agustus 2026) menyasar isu Financial Technology dan aktivitas keuangan ilegal, termasuk pemberantasan scam di sektor perbankan.
Empat Pilar Kegiatan
Robert Sianipar menjelaskan bahwa program Bulan Literasi Keuangan 2026 dijalankan melalui empat komponen utama.
Pertama, Kick Off dan Puncak Bulan Literasi Keuangan yang dilaksanakan secara serentak oleh Kantor OJK Daerah dan PUJK.
Kedua, Financial Literacy Series berupa webinar, podcast, talkshow, kelas edukasi keuangan, hingga intensive workshop yang dilaksanakan oleh PUJK dan Asosiasi.
Ketiga, Financial Literacy Campaign melalui platform Instagram, YouTube, TikTok, dan X, mengangkat isu-isu literasi keuangan terkini yang melibatkan Kementerian/Lembaga, OJK PEDULI, PUJK, dan Asosiasi.
Keempat, Financial Literacy Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada PUJK, Pemerintah Daerah, dan masyarakat atas program edukasi keuangan yang telah dijalankan.
Puncak di Hari Indonesia Menabung
Seluruh rangkaian kampanye akan mencapai puncaknya pada Agustus 2026, bersamaan dengan peringatan Hari Indonesia Menabung.
Acara puncak akan menampilkan sesi Leaders Insight, yakni talkshow edukasi keuangan bersama pimpinan Kementerian/Lembaga dan PUJK.
“Kami berharap masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo dapat memanfaatkan momentum Bulan Literasi Keuangan ini sebaik-baiknya — aktif mengikuti kegiatan edukasi, meningkatkan pemahaman keuangan, dan segera melapor jika menemukan indikasi penipuan atau aktivitas keuangan ilegal,” kata Robert.
Masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin melaporkan dugaan pelanggaran di sektor jasa keuangan dapat menghubungi OJK melalui kontak resmi 157 atau mengakses layanan digital di sikapiuangmu.ojk.go.id dan lms.ojk.go.id. (nando/*)


Tinggalkan Balasan