MANADO – Warga Sulawesi Utara (Sulut) yang terdampak kerusuhan di Wamena berhasil dipulangkan ke Manado dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU) di Bandara Sam Ratulangi (Samrat), Kamis (10/10/2019).

Sebanyak 48 warga kawanua tersebut terlihat sangat gembira saat pesawat yang ditumpangi mendarat di Bandara Samrat. Mereka mengaku bersyukur dapat pulang ke kampung halaman lewat fasilitasi Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK).

“Sangat bersyukur bisa kembali ke Manado dalam keadaan yang selamat. Terima kasih Pemprov Sulut dalam hal ini pak gubernur dan wakil gubernur yang boleh memfasilitasi kepulangan kami,” ungkap Johanes Vilacarlos, warga Desa Rumengkor Kecamatan Tombulu, Minahasa, yang sudah lama menetap di Wamena.

Mereka yang terdiri dari 39  orang dewasa dan sembilan anak-anak langsung diarahkan ke VIP Room Pemprov Sulut, yang selanjutnya diperiksa kesehatan oleh petugas medis.

“Sangat senang sekali, karena kami tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pulang ke Manado. Semuanya difasiltiasi, dan kami diperhatikan dengan baik,” tukas Johanes.

Dia mengakui, setelah kondisi Wamena berangsur-angsur pulih dan hilang rasa trauma anggota  keluarganya  berenca akan kembali ke Wamena .

“Kita sudah lama mengadu nasib di sana. Kalau situasi sudah betul-betul aman, saya dan keluarga berencana akan balik ke sana,” tuturnya.

Hal yang sama diungkapkan Jerry Lementut, salah satu warga  Sulut dari Wamena. Dia juga mengaku senang dapat kembali ke Manado dengan keadaan selamat.

Menurut Jerry, dia termasuk anggota organisasi masyarakat (ormas) yang ikut mengkordinasi kepulangannya warga Sulut dari Wamena.

“Kami ada empat ormas, yaitu Brigade Manguni, LMI, Milisi Waraney dan Manguni Indonesia yang sama-sama di Wamena membuat pos baik di Dunlop dan di Walewangko, Jayapura,” terangnya.

Dia menjelaskan, selain menggunakan pesawat Hercules, masih ada sekira 100 warga Sulut lainnya dari Wamena menggunakan jalur laut dengan Kapal Sinabung.

“Karena tidak semua bisa naik pesawat Hercules, jadi kita bagi,” jelasnya.

Dia berencana, setelah mengantar warga Sulut akan kembali lagi ke Wamena, karena memiliki pekerjaan tetap di sana.

“Saya juga lihat situasinya. Memang sekarang sudah pulih. Tapi kita tetap menunggu hingga benar-benar aman baru kembali,” bebernya.

Para warga Sulut ini setelah diperiksa kesehatannya, mendapatkan sajian makanan dan diantar ke daerahnya masing-masing seperti ke Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Minahasa Selatan dengan menggunakan Bus.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut Meiky Onibala mengatakan, sesuai instruksi gubernur dan wakil gubernur, pihaknya yang datang ke Wamena langsung memfasilitasi kepulangan warga kawanua yang terdampak kerusuhan.

“Kita berkoordinasi dengan TNI AU untuk dapat mengangkut warga Sulut dengan menggunakan pesawat Hercules. Terima kasih juga bagi TNI, serta pihak-pihak yang membantu melancarkan proses pemulangan warga Sulut dari Wamena,” tandasnya. (rivco tololiu)