MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey (OD), selaku Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria Sulut mengapresiasi atas pembagian 762 Sertifikat Redistribusi Tanah TA 2022 oleh Menteri ATR/BPN, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Bapak Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto kepada Sulawesi Utara lewat pembagian Sertifikat Redistribusi Tanah untuk masyarakat Sulut,” kata Gubernur OD di sela-sela kunjungan kerja di Jeju Korea, Jumat (16/8/2022).
Sebelumnya Menteri ATR/BPN didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw membagikan Sertipikat Redistribusi Tanah di Desa Ongkaw III, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minsel pada Kamis (15/9/2022).
“Sertifikat sudah ada di tangan bapak/ibu sekalian. Artinya apa? Dengan sertipikat ini berarti bapak/ibu sudah memiliki kepastian hukum hak atas tanah. Tanah bapak/ibu sudah terdaftar di Kantor Pertanahan, baik itu letak, luas dan batas. Sertifikat ini sudah by name, sudah milik bapak/ibu,” ujar Menteri Hadi Tjahjanto.
“Harapannya, lewat sertifikat ini para petani, para buruh tani, para nelayan bisa tersenyum manis, dan betul-betul merasakan kehadiran negara lewat program reforma agraria,” imbuhnya.
Sertipikat ini berasal dari kegiatan Reforma Agraria/Redistribusi Tanah. Jumlah total 762 sertipikat terdiri dari kegiatan Redis Tahun 2021 sebanyak 713 dan dari kegiatan Redis Tahun 2022 sebanyak 49 lokasi Redis, merupakan Lokasi Prioritas RA di Desa Ongkaw, Kabupaten Minahasa Selatan.
Untuk diketahui, bukan baru kali ini Menteri ATR/BPN membagikan Sertifikat Redistribusi Tanah di Sulut.
Selama masa pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, telah dilakukan pembagian sertifikat tanah di antaranya di daerah Kabupaten Minahasa Tenggara sebanyak 515 sertifikat di tahun 2018, dan Kabupaten Minahasa 1.000 sertifikat di tahun 2020.
Selanjutnya, Kementerian ATR/BPN masih terus berposes dalam pembuatan Sertifikat Tanah di Sulut, diantaranya daerah Kalasey Dua (Kabupaten Minahasa) 415 sedang dalam proses pelepasan hak pakai dan Pandu (Kota Manado) 443 sedang dalam proses inventarisasi dan pengukuran. (rivco)


Tinggalkan Balasan