JAKARTA – Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) terus mendorong pengembangan potensi masyarakat Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, melalui penguatan ekowisata.
Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Gerbang Ekowisata Kalitalang yang menjadi identitas baru destinasi wisata di kawasan tenggara Gunung Merapi.
Peresmian Gerbang Ekowisata Kalitalang merupakan bagian dari rangkaian pengembangan desa yang telah dilakukan Yayasan AHM sejak November 2025 melalui program KKN Tematik Satu Hati bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) dan pemerintah setempat.
Peresmian tersebut dihadiri Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. serta Bupati Klaten Hemang Wajar Ismoyo, S.I.Kom.
Kehadiran gerbang wisata ini diharapkan semakin memperkuat identitas Ekowisata Kalitalang sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.
Dengan demikian, daya tarik kawasan yang menawarkan panorama lereng Gunung Merapi tersebut dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Dalam proses pengembangannya, mahasiswa UGM bersama dosen pembimbing turut mendampingi masyarakat dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan ekowisata.
Pendampingan tersebut mencakup upaya penguatan potensi wisata sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Terima kasih saya ucapkan, hadirnya Yayasan AHM dan UGM dalam membersamai masyarakat lokal sangat memberikan value. Terbukti kunjungan wisatawan ke Ekowisata Kalitalang terus meningkat sehingga ekonomi lokal terus tumbuh di wilayah kami,” ujar Kepala Desa Balerante Sukono seusai peresmian Gerbang Ekowisata Kalitalang.
Desa Balerante dihuni sekitar 2.000 jiwa dan memiliki beragam potensi lokal, mulai dari bentang alam lereng Gunung Merapi hingga kekayaan budaya masyarakat.
Potensi tersebut menjadi modal dalam mengembangkan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Melalui KKN Tematik Satu Hati, Yayasan AHM mendukung mahasiswa dan perguruan tinggi dalam mengimplementasikan berbagai inisiatif pengembangan desa.
Fokus pengembangan meliputi penguatan ekowisata, peningkatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan ekonomi kreatif.
Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia mengatakan, program KKN mahasiswa di Desa Balerante merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Kolaborasi yang sudah dilakukan bersama Yayasan AHM dan seluruh stakeholder perlu terus ditingkatkan serta dapat menjadi inspirasi di wilayah lain,” ucapnya.
“Kami berupaya membuat program sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta menjembatani ide kreatif anak muda,” ungkap Ova.
Kolaborasi antara Yayasan AHM, UGM, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat pengelolaan Ekowisata Kalitalang.
Pengembangan tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan secara berkelanjutan bagi masyarakat Desa Balerante. (nando/*)

