“Celengan Tuyul” Heboh di Minut, ASN Manado Jadi Korban

oleh
Bentuk Celengan tuyul yang heboh di Kabupaten Minut. (istimewa)
Bentuk Celengan tuyul yang heboh di Kabupaten Minut. (istimewa)

MINUT- Warga Kabupaten Minahasa Utara (Minut) digemparkan dengan celengan tuyul. Pasalnya, uang pecahan Rp100.000, Rp50.000 dan Rp20.000 serta Rp10.000 hilang seketika saat celengan dibuka. Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Manado pun jadi korban.

Diketahui, celengan tuyul tersebut berbentuk tabung, berbahan karton tebal, dihiasi dengan lukisan pemandangan laut saat sunset. Sedangkan penutup kertas karton tebal.

ASN Kota Manado Jurni Piri, warga Desa Kolongan Tetempangan, Kecamatan Kalawat, Minut melalui suaminya Rubby Worek mengatakan, awalnya celengan tersebut dibeli pada November 2017 di pasar dari seorang pedagang luar.

“Saat kami membelinya, si penjual katakan lebih bagus tulis nama karena tidak curiga langsung dituliskan nama anak saya,” ujar dia, kepada SINDOMANADO.COM, kemarin.

Menurut dia, saat membeli celengan tersebut hanya dengan harga Rp10.000. Setelah dibeli dan dibawa pulang ke rumah, kemudian diisi uang pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000 dan Rp10.000 serta kelipatan Rp2.000 dan beberapa uang receh.

“Sampai pada Januari, kami keluarga tidak membukanya, karena kami tahu celengan itu benar adalah celengan asli,” terang dia.

Lanjut dia, pada awal tahun mendapat informasi dan ada beberapa postingan di sosial media (sosmed) dimana celengan yang berbentuk persis seperti celengan yang dibeli diduga ada tuyulnya. Karena uang pecahan Rp10.000 ke atas diduga hilang setelah pemilik membuka celengan.

Bentuk Celengan Tuyul di Kabupaten Minut. (Istimewa)

“Awalnya kami keluarga tidak percaya, karena penasaran kami mencoba membukanya. Kaget, benar uang kelipatan Rp10.000 ke atas sudah tidak ada lagi,” jelas dia.

Dia menambahkan, di dalam celengan hanya ada uang kelipatan dibawa Rp10.000 saja.

“Karena benar terjadi seperti apa yang di kabarkan di sosmed, celengan tuyul tersebut kami keluarga langsung membakarnya,” tambah dia.

“Saya berharap kepada pihak kepolisian agar bisa menanggapi apa fenomena yang terjadi terkait celengan tuyul itu, karena selain kami sudah ada korban-korban sebelumnya,” harap dia.

Pantauan, celengan tuyul tersebut telah memakan korban beberapa warga Minut. Pun, celengan tuyul bentuk dan desainnya sama. Anehnya, semua yang beli celengan model tersebut menjadi korban. (valentino warouw/esm)