Longsor di Minsel, Sepanjang 300 Meter Jalan Trans Sulawesi Tertimbun Tanah

oleh
Sekretaris Komisi II DPRD Sulut Rocky Wowor saat mementau longsor sepanjang 300 meter di Desa Blongkot, Kecamatan Sinonsayang, Minsel, Sabtu (10/2/2018). (Istimewa)
Sekretaris Komisi II DPRD Sulut Rocky Wowor (Jaket Merah) saat mementau longsor sepanjang 300 meter di Desa Blongko, Kecamatan Sinonsayang, Minsel, Sabtu (10/2/2018). (Istimewa)

MANADO- Bencana tanah longsor terjadi di Desa Blongko, Kecamatan Sinonsayang, Minahasa Selatan Minsel (Minsel), Sabtu (10/2/2018), sepanjang 300 meter jalan trans tersebut tertimbun material tanah longsor.

“Saya dapat informasi dari masyrakat dimana terjadinya bencana tanah longsor di Desa Blongkot, Kecamatan Sinonsayang, Minsel, sekira Pukul 09.00 Wita. Saya langsung menuju ke lokasi untuk memantau langsung bencana tanah longsor tersebut,” ujar Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rocky Wowor, kepada SINDOMANADO.COM, Sabtu (10/2/2018).

Lanjut dia, ini adalah longsor terparah selama bencana tanah longsor. Dimana tanah menutupi badan jalan sepanjang 300 meter. Pun, akses dari Manado ke Bolaang Mongondow tertutup. “Saya langsung berkoordinasi dengan pihak Balai Jalan juga dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut untuk kembali membuka akses jalan,” terang legislator daerah pemilhan (Dapil) Bolaang Mongondow Raya (BMR) itu.

“Saat sampai ke lokasi dari pihak Balai Jalan dan Pemrov Sulut juga dari TNI telah melakukan pekerjaan untuk pembersihan badan jalan dari material tanah longsor, agar transportasi bisa kembali di akses dari Manado-Bolaang Mongondow. Namun, kemungkinan material tanah longsor bisa selesai dibersihkan dengan memakan waktu 2-3 hari,” pungkas dia. (valentino warouw/fim/esm)