11 Jam Pencarian, Basarnas Temukan Dua Korban Ambruknya Jembatan Tol Manado-Bitung Meninggal Dunia

oleh
Basarnas saat melakukan evakuasi terhadap korban meninggal dunia. (istimewa)
Tim Basarnas saat melakukan evakuasi terhadap korban meninggal dunia. (istimewa)

MANADO- Tim Basarnas Manado, Sulawesi Utara (Sulut) bersama TNI/Polri berhasil menemukan dua korban ambruknya jembatan tol Manado-Bitung dalam keadaan meninggal dunia. Keduanya atas nama Sugeng,(42-an), warga Blitar Jawa Timur dan Dadit, (40-an), warga Bandung.

“Pencarian kedua korban kami mulai pada Selasa 17 April 2018 sekira Pukul 14.30 Wita hingga Rabu 18 April 2018 Sekira Pukul 02.40, dini hari,” ujar Humas Basarnas Feri Ariyanto, saat dihubungi SINDOMANADO.COM, Rabu (18/4/2018).

Menurut dia, pertama tim menemukan korban atas nama Sugeng sekira Pukul 23.00 Wita, kemudian menemukan korban atas nama Dadit pada 18 April 2018 Sekira Pukul 02.30 Wita, dini hari. “Kedua korban kami temukan dalam keadaan meninggal dunia,” jelas dia.

“Untuk alut dan kendaraan yang digunakan dalam pencarian Truck personil dua unit, rescue car satu unit, rescue truck satu unit, peralatan Ekstrikasi, oksigen portable dua buah, alkom dan emergency lighting,” pungkas dia.

Diketahui, peristiwa ini terjadi di Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Uara (Minut), Provinsi Sulut pada paket tiga, dibawa PT. Wijaya Karya (WIKA). Kejadian terjadi Selasa 17 April 2018 Sekira Pukul 13.58 Wita. Sebelumnya ada tiga orang yang tertimbun reruntuhan material jembatan, namun satu orang telah ditemukan terlebih dahulu dalam keadaan selamat. (valentino warouw/fim/esm)