Bupati Serahkan Ranperda APBD 2017 ke DPRD

oleh -7 Dilihat
Bupati Boltim menyerahkan draff Ranperda pertangungjawaban APBD 2017 ke Ketua DPRD Boltim. (pasra mamonto).

BOLTIM-Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar serahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD anggaran 2017 pada rapat paripurna DPRD Boltim, Senin (25/6).

Paripurna turut hadiri Wakil Bupati Boltim Rusdi Gumalangit, Sekretaris Kabupaten Muhammad Assagaf, unsur Forkopimda serta jajaran SKPD Boltim.

Penyampaian Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2017 didasarkan pada undang-undang tentang pemerintahan daerah, dimana ditetapkan kepala daerah berkewajiban mengajukan ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir untuk ditetapkan menjadi Perda. “Dengan telah diterimanya LHP dari BPK RI, maka berdasarkan amanat Undang-Undang diwajibkan kepada Pemda untuk segera menyusun Ranperda tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2017,” kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati menuturkan, muatan substansi utama dari isi laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD yang disampaikan memuat gambaran target dan realisasi yang dicapai, baik pendapatan, belanja dan pembiayaan. “Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2017 proses penyusunannya telah dilakukan melalui penyesuaian dengan hasil audit BPK RI,” terangnya.

Hasil audit itu, sebut Bupati, menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan oleh Pemkab Boltim untuk tahun anggaran 2017 sudah semakin baik, walaupun masih ada yang harus dibenahi dan diperbaiki. “Tahun 2018, pola pemeriksaan pemeriksa internal dan eksternal atas laporan keuangan pemda akan secara penuh melihat dari aspek penyajian melalui sistem basis akrual dan kenaikan grade atas penyajian laporan keuangan,” tutur Bupati.

Sebagai informasi, target pendapatan pada tahun anggaran 2017 setelah perubahan sebesar Rp598.765.442.243,45 dengan realisasi sebesar Rp589.656.942.638,60 atau 98,48 persen. Sementara, untuk belanja terealisasi sebesar Rp474.202.160.036 atau 94,26 persen dari total belanja sebesar Rp503.073.499.397,85. (pasra mamonto).