Pembahasan APBD 2019 Ditunda, Direksi dan Staf Bank SulutGo Nongkrong di Ruangan Anggota DPRD

oleh
Seorang staf Bank SulutGo saat mengangkat kursi dan masuk ke ruangan Wakil Ketua Komisi II DPRD Sulut Noldy Lamalo, Selasa (30/10/2018). (FOTO: KORAN SINDO MANADO/VALENTINO WAROUW)

MANADO- Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) antara Bank SulutGo dan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Selasa (30/10/2018), ditunda. Namun, terlihat direksi dan staf Bank SulutGo hanya nongkrong di ruangan Wakil Ketua Komisi II Noldy Lamalo.

Pantauan KORAN SINDO MANADO, saat itu tepatnya di lantai dua Gedung Sekretariat DPRD Sulut sekira Pukul 16.00 Wita, datang Direktur Pemasaran Bank SulutGo Machmud Turuis bersama rekan-rekannya.

Kemudian Turuis pergi menuju toilet. Selanjutnya menuju keruangan rapat Komisi II DPRD Sulut. Tidak tahu sebab, Turuis bersama rekan-rekannya keluar dari ruangan rapat dan menuju ke ruangan Anggota DPRD Sulut Noldi Lamalo, yang terletak di samping ruangan rapat. Tidak tahu pembicaraan apa yang terjadi di dalam ruangan tersebut.

Terkait penundaan, Wakil Ketua Komisi II Noldi Lamalo mengatakan, pembahasan ditunda karena hanya satu orang dirtektur yang hadir. “Kami ingin semua direktur Bank SulutGo hadir untuk melakukan pembahasan,” singkat Lamalo, saat dihubungi KORAN SINDO MANADO.

Sebagai referensi, ruangan Anggota DPRD Sulut adalah bukan ruangan tunggu mitra kerja yang akan membahas APBD 2019.

Kepala bagian (Kabag) Umum Sekretariat DPRD Sulut, Jackson Ruaw mengatakan, Sekretariat DPRD Sulut menyediakan ruangan tunggu disamping ruangan VIP dekat pintu keluar tangga depan lantai dua.

“Jadi kami sediakan ruangan tunggu bagi mitra kerja yang akan melakukan pembahasan bersama komisi ,” ujar dia.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut, Taufik Tumbelaka mengatakan, seharusnya bagi mitra kerja yang akan melakukan pembahasan APBD 2019 tidak boleh berada di ruangan Anggota DPRD Sulut.

“Karena ini merupakan pembahasan APBD 2019, jangan sampai ada dugaan-dugaan negatif, misalkan deal-deal proyek atau lainnya,” ujar dia, kemarin.

Lanjut dia, apalagi saat menunggu giliran pembahasan kemudian berada di ruangan anggota DPRD Sulut. Ini sangat-sangat sikap yang tidak pantas untuk dilakukan apalagi dia adalah Bank SulutGo.

“Kan Sekretariat DPRD Sulut telah memberi ruang untuk ruangan tunggu bagi mitra kerja pada pembahasan APBD 2019, saya piker sebaiknya menunggu diruangan tunggu,” pungkas dia. (KORAN SINDO MANADO / Valentino Warouw)