Karouw Akui Program Tol Laut Jamin Stok Sembako di Wilayah Kepulauan

oleh
Kepala Disperindag Sulut, Jenny Karouw. (ist)

MANADO-Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulut, Jenny Karouw mengakui, program Tol Laut dari Pemerintah Pusat berdampak baik bagi ketersediaan stok bahan pokok (bapok) khususnya di wilayah kepulauan.

Karouw menjelaskan, program Tol Laut lewat pengoperasian kapal perintis merupakan salah satu solusi kongkrit untuk mengantipasi disparitas (perbedaan) harga bapok dari wilayah daratan dan kepulauan.

Lihat saja dampaknya, stok dan harga bapok di wilayah kepulauan seperti Sitaro, Sangihe dan Talaud, tetap terkendali,” ujar Karouw, Selasa (6/11).

Lanjut dia, kapal perintis yang sandar di daerah kepulauan, saat kembali mengangkut banyak komoditas andalan daerah yang dikumpulkan oleh para pengusaha untuk dijual ke luar daerah, bahkan diekspor ke luar Negeri.

Ini tentunya program yang sangat baik. Apalagi, kapal perintis tersebut bukan cuma mengangkut bapok, tetapi bahan strategis lainnya seperti semen, seng dan sebagainya,” tukas Karouw.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulut, Lynda Watania menambahkan, Kapal Perintis yang dioperasikan dalam program Tol Laut tersebut berbentuk Roll on Roll of (RoRo), dimana bagian depan dan belakang kapal bisa untuk mengangkut dan menurunkan barang saat sandar di pelabuhan.

Program ini memang sudah berjalan khususnya di wilayah kepulauan di Indonesia. Kita juga terus mengawasi bersama aktivitas kapal perintis tersebut di daerah ini,” ungkap Watania. (ivo)