Terus Meningkat, RSUD Maria Walanda Maramis Minahasa Utara Tangani 18 Kasus DBD

oleh -
ilustrasi. (Istimewa)

AIRMADIDI- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mari Walanda Maramis Kabupaten Minahasa Utara (Minut) merawat sebanyak 18 pasien yang positif terkena virus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dibawa nyamuk Aedes Aegypti, hingga Kamis (10/1/2019)

Direktur Utama (Dirut) RSUD Maria Walanda Maramis dr Alain Beyah mengatakan, hingga saat ini kami telah merawat pasien DBD sebanyak 18 orang. “Mengalami peningkatan dari awalnya pada 8 Januari 2019 sebanyak 13 orang sekarang menjadi 18 orang,” ujar dia, kepada SINDOMANADO.COM, Kamis (10/1//2019).

Lanjut dia, hingga saat ini tidak ada pasien yang meninggal dunia. Kami sangat berharap kepada masyarakat untuk terus mengedepankan 3M Plus untuk melakukan pencegahan dini yang bisa dilakukan seminggu sekali.

“Pertama menguras tempat penyimpanan air, menutup tempat penampungan air dan membuang dan menutup barang bekas yang dapat menampung air. Serta plusnya yakni, hindari gigitan nyamuk terutama di pagi dan sore hari dan gunakan anti nyamuk oles serta memasang kelambu,” pungakas dia. (Valentino Warouw)