PLN Berhasil Pulihkan Listrik di Daerah Terdampak Bencana di Manado

oleh -
PLN menurunkan sekira 54 petugas untuk menormalkan listrik pascabencana banjir dan tanah longsor (Jumat, 1/2/2019) di Kota Manado. 9Foto: Istimewa)

MANADO—Setelah diterjang banjir dan tanah longsor (Jumat, 1/2/2019) listrik di daerah terdampak bencana di Kota Manado sudah pulih 100%.

Manager PLN UP3 Manado Kuswantono mengatakan, PLN bergerak cepat untuk melakukan penyambungan gardu yang dipadam saat terjadi bencana. Kuswantono melaporkan, pihaknya mampu melakukan penormalan listrik pascabencana di Kota Manado.

“Pada 3 Februari 2019 pukul 14.00 Wita, 321 gardu sudah normal. Pasokan listrik di Manado sudah pilih kembali,” jelas Manager PLN UP3 Manado Kuswantono, Minggu, 3/2/2019.

Untuk melakukan penormalan listrik kata Kuswantono, pihaknya menurunkan sekira 54 petugas di lapangan. Petugas PLN itu kata dia, secara bertahap memasang kembali aliran listrik pada gardu yang sempat dilepas pada saat bencana. Penyambungan ini dilakukan dengan melihat kondisi cuaca dan ketinggian air.

Meskipun banjir sudah surut, proses pemulihan aliran listrik di lokasi yang terdampak bencana harus dilakukan dengan ekstra berhati-hati. Hal ini dilakukan untuk menjaga keselamatan pelanggan dan petugas.

“Petugas kami harus terlebih dahulu memastikan rumah demi rumah, yang sebelumnya terendam banjir instalasi  listriknya betul-betul sudah kering dan siap dialiri listrik untuk mencegah bahaya sentuh aliran listrik,” paparnya. Kendati demikian, kata dia, petugas PLN terus melakukan pemantauan di lapangan.

Sebelumnya, PLN memadamkan sekira 321 gardu saat terjadi bencana banjir dan tanah longsor di Manado Jumat, 1/2/2019. Adapun lokasi yang paling dominan terkena dampak bencana yakni di wilayah Manado bagian utara. Sehingga PLN memadamkan 218 gardu di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manado Utara. Kemudian di ULP Manado Selatan PLN memadamkan 90 gardu, serta di ULP Paniki PLN memadamkan dua gardu.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado banjir dan tanah longsor yang melanda manado terjadi di di wilayah Tuminting, Bailang, Sumompo, Karangria, Tikala, Komo Dalam, Dendengan Dalam, Perkamil, serta Sario. (stenly sajow)