Gubernur Olly Diundang Presiden Ikut Rapat Terbatas Bahas Pariwisata Sulut

oleh -
Tampak, suasana rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Negara. Rapat ini salah satunya membahas soal pariwisata Sulut. (ist)

MANADO-Gubernur Olly Dondokambey mendadak di panggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti rapat terbatas (ratas) di Istana Negara. Gubernur langsung bertokal ke Jakarta yang sebelumnya dijadwalkan akan menghadiri HUT Kota Manado ke-396, Senin (15/7/2019).

Gubernur Olly mengatakan, rapat terbatas tersebut dihadiri sejumlah menteri yang membicarakan terkait pengembangan destinasi pariwisata prioritas. Dirinya hadir bersama empat gubernur lainnya dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jawa Tengah (Jateng), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam rapat terbatas dibahas secara khusus masing-masing provinsi terkait konsep pengembangan pariwisata. Itu mencakup infrastruktur, destinasi pariwisata, serta hal penunjang pariwisata,” ungkap Olly, usai menghadiri rapat.

Dia menjelaskan, yang dikupas terkait pariwisata Sulut yaitu pengembangan objek wisata yang berada di 15 kabupaten dan kota. “Ini bukan lagi bicara soal Bunaken, KEK Pariwisata Likupang, tetapi sudah konsep pariwisata menyeluruh di daerah-daerah,” tuturnya.

Olly menuturkan, seperti wilayah Bolmong Raya potensi pariwisata yang akan dikembangkan seperti apa, begitu juga wilayah Minahasa, Bitung dan Manado. “Kita sudah sampaikan konsep pengembangan pariwisata Sulut. Baik itu infrastruktur, bandara dan hal penunjang lainnya,” ujarnya.

Mantan legislator Senayan ini mengakui, pengembangan pariwisata Sulut dengan target kunjungan wisatawan di angka jutaan orang, pastinya harus ditunjang secara penuh oleh pemerintah pusat. Pasalnya, kondisi ABPD Pemprov Sulut masih sangat kecil untuk menggalakan program pengembangannya.

Kalau tidak dibantu, pastinya pertumbuhan kunjungan wisman masih di kisaran seperti ini. Nah, berbeda jika dibantu pemerintah pusat, pasti akan jauh lebih banyak kunjungan wisman. Kan bandara kita dibuat lebih besar, infrastruktur penunjang digenjot dan objek pariwisata ditata baik,” bebernya.

Meski begitu, Olly bersyukur, karena Provinsi Sulut boleh menjadi perhatian khusus Presiden Jokowi terkait pengembangan pariwisata. Kunjungan kerja orang nomor satu di Indonesia itu, waktu lalu, telah mengecek langsung potensi-potensi wisata yang ada di Bumi Nyiur Melambai.

Pak Jokowi langsung tindaklanjuti kunker waktu lalu. Pembangunan menunjang pariwisata Sulut memang menjadi perhatian serius beliau. Masyarakat juga saya harapkan bisa mendukung penuh apa yang menjadi program pemerintah baik pusat dan daerah,” tandas Olly.

Wakil Gubernur Steven Kandouw menambahkan, saat rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Gubernur Olly memintanya untuk melaporkan konsep-konsep pengembangan pariwisata di 15 kabupaten dan kota.

Jadi pengembangan pariwisata Sulut ini secara menyeluruh di 15 kabuapten dan kota. Ini menjadi target yang akan dikebut oleh pemerintah pusat,” tambahnya. (rivco tololiu)