Merasa Terpanggil, Begini Cerita Awalnya Annie Dondokambey Bergabung di PMI Sulut

oleh -
Annie Dondokambey, Ketua Tim Giat Donor Darah PMI Sulut. (Ist)
MANADO-Nama Annie Dondokambey mulai dikenal masyarakat karena berbagai upayanya yang tak henti menggalang aksi donor darah di Bumi Nyiur Melambai.
Dipercayakan sebagai Ketua Tim Giat Donor Darah PMI Sulut, Bunda Annie biasa dipanggilnya, langsung action menggelar banyak kegiatan donor darah massal.
Annie yang merupakan kakak kandung Gubernur Sulut Olly Dondokambey, mengaku tak menyangka bisa eksis bersama PMI Sulut.
“Jujur, awalnya tak sangka dapat bergabung dengan PMI Sulut,” ungkapnya kepada SINDOMANADO.COM, Selasa (20/8/2019).
Annie bercerita, ketertarikannya bergabung berawal saat duduk makan di salah satu cafe di pinggir pantai Manado sekira tahun 2016 lalu.
“Waktu itu, pas di sebelah kami ada pengurus PMI Sulut. Mungkin baru selesai dilantik. Ada Pak Steven Kandouw yang menjabat ketuanya,” ungkapnya.
Lanjut Annie, para pengurus PMI tersebut berbincang sejumlah program-program, tetapi tidak terdengar jelas olehnya.
“Saya sempat tanya pada keluarga yang duduk satu meja, apa yang mereka bicarakan. Kata keluarga saya, mereka membahas soal program donor darah,” bebernya.
Annie pun saat itu mengakui pada keluarganya sangat bangga melihat pengurus PMI Sulut yang dapat menjalankan tugas mulia dengan menolong orang lain lewat donor darah.
“Nah, mungkin ada yang fasilitasi, beberapa hari kemudian saya dihubungi pengurus PMI Sulut untuk dapat bergabung bersama,” tuturnya.
Annie mengatakan, waktu itu dirinya sempat bingung. Karena menurutnya, masuk sebagai pengurus PMI Sulut mesti betul-betul bekerja menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal.
“Saya berdoa. Saya minta hikmat dari Tuhan. Barulah saat itu saya putuskan untuk bergabung. Ini adalah panggilan tugas bagi saya,” tuturnya.
Masuk di struktur pengurus PMI Sulut, Annie yang menjabat wakil sekretaris langsung memperlihatkan kinerja yang baik saat bertugas.
Dirinya banyak mengajak masyarakat baik organisasi dan kelompok untuk menggelar kegiatan donor darah di sejumlah wilayah.
“Saya selalu bawa undangan donor darah di sini dan sana. Banyak teman-teman juga yang mendukung dan ikut membantu,” terangnya.
Melihat performa dan kinerja yang baik tersebut, para pengurus PMI Sulut sepakat mengangkatnya sebagai Ketua Tim Giat Donor Darah PMI Sulut.
“Pastinya, tugas dan kepercayaan ini harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” imbuhnya.
Annie mengajak masyarakat untuk dapat membantu program-program PMI Sulut dengan berpartisipasi melakukan donor darah untuk membantu sesama.
“Setetes darah kita sangat berarti bagi kehidupan orang lain. Mari kita biasakan melakukan donor darah, karena selain dapat membantu orang, manfaatnya juga baik bagi kesehatan,” pungkas perempuan energik tersebut. (rivco tololiu)