Gubernur Ajak Masyarakat Gaungkan Terus Kerukunan dan Hidup Harmonis

oleh
Gubernur Olly Dondokambey terus menggaungkan kerukunan dan hidup harmonis saat menghadiri Pencanangan Desa Kerukunan di Kecamatan Kakas Barat, Minahasa. (Ist)

MANADO – Gubernur Olly Dondokambey terus mendorong agar pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat untuk terus menggaungkan indahnya kerukunan dan hidup harmonis di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Gubernur kembali mengingatkannya saat menghadiri pencanangan Desa Kerukunan di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, baru-baru ini.

Pencanangan yang digagas Pemerintah Kabupaten Minahasa ini dihadiri Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Sekum Sinode GMIM Pdt Evert Tangel, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan jajaran Pemerintah Desa Bukit Tinggi.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly berharap dengan pencanangan Desa Kerukunan dapat memperkuat kebersamaan masyarakat Sulut.

Dirinya berterima kasih karena bisa bertatap muka secara langsung dengan seluruh masyarakat yang ada di Desa Bukit Tinggi.

“Tentunya harapan pemerintah, apa yang sudah kita canangkan tadi bersama Kanwil Kementerian Agama ini, betul-betul muncul dari hati nurani kita untuk kebersamaan kita, dalam kehidupan kita di Negara Kesatuan Republik Indonesia, lebih khususnya di Kabupaten Minahasa,” katanya.

Orang nomor satu di Sulut ini menuturkan bahwa kerukunan masyarakat Sulut telah dikenal di Indonesia.

“Ini suatu hal menjadi kebanggaan karena dibicarakan oleh seluruh masyarakat yang ada di Sabang sampai Merauke, bagaimana proses Provinsi Sulut menjadi Laboratorium Kerukunan bagi kita semua. Dan tentunya ini, kita sangat harapkan, kita jaga terus, jangan kita terbuai dengan julukan yang sangat indah ini,” ucapnya.

“Kita menjaga terus kebersamaan kita harus kita praktekan dalam kehidupan nyata kita sebagai umat manusia, kita tidak ada batas-batas, sekat-sekat agama, suku dan ras sehingga kita bisa membawa kemajuan kedepan bagi Desa Bukit Tinggi ini,” sambungnya.

Gubernur Olly berharap, seluruh masyarakat untuk selalu menjaga keharmonisan yang terjalin hingga kini dengan selalu mengedepankan keterbukaan dalam berkomunikasi satu sama lain.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut Meky Onibala mengatakan, berbagai isu lewat media sosial (medsos) dan youtube memang sangat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Dirinya berharap, warga pengguna smartphone untuk bijak menyikapi berbagai isu tersebut, dan tidak mudah terprovokasi dengan adanya informasi yang tujuannya untuk memecah belah persatuan bangsa Indonesia.

“Kita harus saling mengingatkan kepada masyarakat indahnya hidup rukun dan damai di daerah ini. Jangan mudah terprovokasi, melainkan kita dewasa menyikapi setiap isu di medsos. Kerukunan dan kedamaian di daerah ini menjadi modal dalam menunjang pembangunan daerah,” tandasnya. (rivco tololiu)