Wagub SK dampingi Mantan Wapres JK dalam Agenda Kegiatan di Manado

oleh -
Jusuf Kalla selaku Ketua PMI Sulut foto bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Ketua Penggiat Donor Darah PMI Sulut Annie Dondokambey serta pengurus lainnya di Manado. (Ist)

MANADO – Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla mengajak warga Sulawesi Utara (Sulut) untuk rutin melakukan donor darah. Hal itu dikatakannya saart melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulut untuk melihat persediaan stok darah dan melantik Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW-DMI), Kamis (14/11/2019).

Awalnya, Jusuf Kalla yang landing di Bandara Sam Ratulangi (Samrat) dijemput Wakil Gubernur Steven Kandouw.

Jusuf Kalla selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) bersama rombongan kemudian bergerak menuju Kantor PMI Sulut di wilayah Malalayang, Manado.

Kesempatan itu, JK sebutan akrabnya mengadakan dialog bersama petugas mengenai persediaan stok darah yang ada serta pelaksanaan kegiatan donor darah di Bumi Nyiur Melambai.

“Kegiatan donor darah harus dilakukan secara rutin dengan melibatkan banyak elemen masyarakat,” ungkap JK.

Dia pun melihat blood bank (tempat penyimpanan kantong darah) yang telah siap didistribusikan. Terdapat 143 kantor darah saat itu yang dalam kondisi siap pakai.

“Persediaan seperti ini sangat baik untuk memenuhi kebutuhan darah masyarakat yang memerlukan setiap hari,” ujarnya.

JK bersama rombongan kemudian bergerak ke Graha Gubernuran, Bumi Beringin Manado untuk menghadiri agenda pelantikan PW-DMI Provinsi Sulut periode 2018-2023.

Wakil Gubernur memberikan sambutan mewakili Gubernur Olly Dondokambey saat itu. Kandouw menyampaikan rasa sukacitanya mendapat kehormatan kunjungan Mantan Wapres RI ke-10 dan ke-12 tersebut.

Dirinya juga mengapresiasi terpilihnya Ketua PW DMI Sulut Herson Mayulu untuk membawa Masjid di Sulut sebagai pelopor kedamaian dan kemakmuran bagi umat.

“Semoga melalui kegiatan ini bisa menjadi inspirasi serta dapat membawa kesejukan bagi kita semua,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, JK selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI menyampaikan permintaan maafnya, karena kepengurusan DMI Sulut baru dapat dilantik pada saat ini, karena kesibukannya sebagai Wapres yang lalu.

Lebih lanjut dirinya memaparkan bahwa kegiatan DMI adalah upaya bersama dalam memajukan bangsa dan negara khususnya dalam bidang agama.

Untuk itu JK berharap agar para pengurus lebih berorientasi pada kemakmuran umat.

“Jangan masjidnya bagus dan megah, namun berbanding terbalik dengan kehidupan masyarakatnya. Dewan Masjid harus dapat memakmurkan masjid dan masjid harus dapat memakmurkan masyarakat sekitar dengan cara menyelenggarakan kegiatan ekonomi dan sosial,” pungkas JK.

Turut pula hadir dalam pelantikan tersebut unsur Forkopimda Sulut, para pejabat sipil, pimpinan Ormas Islam, jajaran Kantor Wilayah Agama Sulut, serta para undangan lainnya. (rivco tololiu)