Warga Diminta Awasi Dana BOS Rp8,6 Miliar

oleh -
Dana Bos tahun 2020 mulai disalurkan, warga dimina turut aktif awasi pengelolaannya. Tampak sejumlah murid. (Ist)

BOLSEL – Penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020 di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.
Jika tahun 2019 kemarin Bolsel menerima kucuran dana BOS sebesar Rp8,3 Miliar, maka tahun ini naik menjadi Rp8,6 miliar.
Warga, khususnya para orang tua murid diminta turut serta bisa mengawasi pengelolaan dana tersebut oleh sekolah-sekolah yang menerimanya. Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bolsel, Rante Hattani ketika bersuah belum lama ini.

“Tahun ini, ada kenaikan Dana BOS sekitar Rp300 jutaan. Jika sebelumnya hanya Rp8,3 miliar, maka tahun ini menjadi Rp 8,6 miliar,” ungkap Hattani, Kamis (13/2/2020).
Lanjut Hattani mengatakan lagi, naiknya jumlah alokasi dana BOS tahun 2020 ini oleh pemerintah pusat menetapkan kenaikan Rp100.000 bagi setiap penerima (siswa).”Jadi setiap penerima ada kenaikan dana sebesar Rp100.000,” ujarnya.
Dijelaskannya, angka untuk sekolah penerima baik tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP di Bolsel juga variatif. Untuk SD, persiswanya menerima Rp 900.000. Sedangkan siswa SMP menerima Rp 1.100.000. “Dana ini nantinya dipakai untuk keperluan sekolah, khususnya kebutuhan para siswa, mulai dari alat tulis dan masih banyak lagi, bahkan untuk membayar gaji guru honorer, sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Mentri Pendidikan,” ucapnya.
Lanjut Hattani mengatakan, di Bolsel sendiri, ada sekitar 90 sekolah yang menerima dana BOS mulai SD dan SMP.
Proses pencairannya pun dibagi dalam tiga tahap. “Tahap pertama 30 persen, tahap kedua 40 persen, dan tahap ketiga 30 persen lagi. Ini langsung ke rekening sekolah,” tegasnya.
Ia menambahkan, dalam pengelolaan dana tersebut, pihaknya berharap kepada masyarakat, khususnya orang tua murid dapat turut aktif berperan di dalamnya. “Saya harap sekolah dapat transparan dalam pengelolaan dana ini.” pintanya. (irfani alhasbyi)