Januari sampai Awal Maret, Sudah 65 Pasien DBD Dirawat di RSUP Prof Kandou

oleh
dr. Handry Takasenseran, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP Prof Kandou.

MANADO– Musim hujan, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali mewabah di Kota Manado, beberapa tempat seperti di Perum GPI dan daerah Pandu dilaporkan DBD. Sejak Januari sampai awal Maret 2020 ini, sudah 65 pasien yang dirawat.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Komisi II, Syarifudin Saafa meminta kepada Pemerintah untuk segera turun tangan mengatasi permasalahan tersebut. “Saya minta Wali
Kota Manado memerintahkan dinas kesehatan dan jajaran untuk mengatasi persoalan DBD,” tukasnya.

Saafa mengharapkan agar pihak terkait segera melakukan fogging di tempat yang terdapat kasus DBD. “Setelah ini saya juga akan hubungi Kadis Kesehatan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut,” paparnya.

Politisi PKS itu juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. “Juga kiranya kalau ada kasus, masyarakat agar bisa segera memberitahukab kepada pihak terkait agar cepat mendapatkan penanganan” tutupnya.

Sementara itu, di RSUP Prof Kandou Malalayang sendiri masih terdapat pasien yang dirawat karena penyakit DBD. “Dari awal Maret hingga saat ini terdapat 14 pasien yang masih dirawat karena DBD,” ujar dr. Handry Takasenseran selaku Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP Prof Kandou.

RSUP Prof Kandou sendiri telah merawat 65 pasien DBD sejak awal 2020, dimana 48 pasien dirawat pada Januari dan 17 pasien yang dirawat sepanjang Februari. (Fernando Rumetor/tr-02)