9 Warga Prancis dan 1 Warga Belgia Diisolasi di Pulau Bohaga Minahasa Tenggara

oleh
Pulau Bohaga Kabupaten Mitra. (FOTO: Istimewa)

RATAHAN– Sepuluh warga negara asing (WNA) yang diketahui mengunjungi Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) sejak Kamis (11/3/2020), diisolasi di Pulau Bohaga Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Mitra. Sepuluh WNA tersebut selama 14 hari masuk orang dalam pemantauan (ODP) Dinas Kesehatan Mitra.

Diketahui, WNA tersebut teridentifikasi sembilan warga Prancis dan satu warga negara Belgia. Kepala Kecamatan Pusomaen Djemi Walukow mengungkapkan, dari hasil penelusuran, sepuluh WNA tersebut sempat mempunyai riwayat perjalanan dari negara yang terdampak penyebaran virus Covid-19.

“Kami dari pemerintah kecamatan langsung bergerak cepat setelah adanya informasi keberadaan sepuluh warga negara asing. Dan segera berhubungan dengan dinas kesehatan, dan tindakan selanjutnya harus diisolasi di penginapan yang berada di pulau diwilayah Pusomaen,” ujar Walukow kepada wartawan, Selasa (17/3/2020).

Dia menuturkan, pihaknya telah meminta pemerintah desa untuk bekerja sama dengan Puskesmas melakukan pemantauan kondisi para WNA tersebut.

Lebih lanjut, kata Djemmy, keberadaan para WNA tersebut berstatus sebagai wisatawan dan telah lima hari berada di penginapan yang berada di pulau tersebut.

“Memang mereka sudah lima hari di pulau tersebut. Tapi interaksinya hanya di seputaran pulau, dan tidak ke kampung. Para WNA termasuk pengelola penginapan belum diizinkan ke kampung yang ada di sekitar pulau,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Minahasa Tenggara Helni Ratuliu membenarkan bahwa sepuluh WNA tersebut dalam tahapan pemantauan oleh pihaknya selama 14 hari.

“Kami terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan para WNA ini. Dari pemeriksaan sementara memang mereka dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Lanjut Helni, isolasi tersebut perlu dilakukan sesuai dengan protokol penanganan pencegahan penyebaran virus Covid-19. “Kami lakukan ini sesuai dengan protokol. Jadi siapa pun yang baru datang atau kembali dari daerah yang terdampak virus, maka harus diisolasi. Tapi ini masih isolasi mandiri,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, petugas Puskesmas akan selalu disiagakan untuk mengantisipasi adanya keluhan kesehatan atau gejala seperti terinfeksi virus Covid-19.

“Kami tetap berharap mereka yang sedang diisolasi tetap dalam keadaan sehat, sampai berakhirnya masa isolasi,” ujarnya.

Dia juga mengajak masyarakat dapat menjaga kesehatan diri serta lingkungan tempat tinggalnya, serta mengonsumsi makanan yang bergizi untuk meningkatkan imunitas tubuh. “Menjauhi tempat ramai dan mengurangi kontak fisik secara langsung,” ujarnya.

Sampai saat ini, di Kabupaten Mitra total ada 16 orang yang diisolasi secara mandiri, terdiri dari enam warga negara Indonesia (WNI) dan sepuluh WNA. (Marvel Pandaleke)