Pemprov Siapkan Enam Langkah Strategis untuk Sektor Pariwisata yang Terpukul Korona

oleh -
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw. (Istimewa)

MANADO – Wakil Gubernur Steven Kandouw telah mendengarkan berbagai keluhan para pelaku pariwisata yang bisnisnya terpukul karena virus korona (Covid-19).

Kandouw mengatakan, Pemprov Sulut menyiapkan enam langkah strategis yakni pertama, Biro Ekonomi Setdaprov Sulut akan berkoordinas dengan Bapenda Sulut menggagas pertemuan dengan para Kepala Dispenda di kabupaten/kota untuk menentukan instentif keringanan pembayaran Pb1 atau Pajak Restoran dan Hotel (Prh).

Kedua, tentang pembayaran cicilan, yaitu akan diusulkan relaksasi cicilan pengusaha UMKM Sulut.

“Asisten II mengadakan pertemuan dengan OJK dan perbankan BUMN membahas reschelduling cicilan kredit pengusaha wisata dan bersama leasing kendaraan terkait usulan mengenai kredit mobil pengusaha rental,” terangnya, Jumat (17/4/2020).

Ketiga, lanjutnya, meminta PLN Suluttenggo agare memberikan keringanan pembayaran listrik bagi pengusaha hotel.

Keempat, Kartu Pra Kerja para tenaga kerja yang terdampak agar didampingi dalam pengisian sekaligus penerapannya.

“Pendampingam teknis akan dilakukan langsung oleh Kepala Disnaker dan Kepala Dispar,” tuturnya.

Kelima, kata Kandouw, penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk para tenaga kerja pariwisata.

Kemudian, keenam, pelatihan yang akan dilaksanakan adalah bersifat aplikatif dan tepat sasaran. Artinya, pelatihan yang akan memotivasi pada tenaga kerja menciptakan produksi untuk meringankan kebutuhan hidup keluarganya.

“Intinya, kalian tidak sendiri karena pemerintah akan bersama-sam dengan kalian dalam menghadapi masa sulit ini,” tandas Kandouw. (Rivco Tololiu)