Masyarakat Menanti Janji Manis Bupati Beri Beasiswa untuk Putra Putri Bolmong

oleh -
Bupati Kabupaten Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow. (FOTO: Istimewa)

BOLMONG – Janji manis yang pernah dikatakan orang nomor satu di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) untuk menarik simpati dan dukungan masyarakat saat mencalonkan diri sebagai Bupati Bolmong  masih dinantikan masyarakat.

Salah satu poin yang pernah dijanjikan oleh Yasti Soepredjo Mokoagow dan Yanni Ronny Tuuk lewat visi dan misi adalah akan mengalokasikan anggaran daerah untuk beasiswa putra dan putri Bolmong melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Tapi poin dalam visi dan misi masih menjadi mimpi indah para putra-putri di malam hari, sudah berkisar tiga tahun menduduki takhta kepemimpinan di kabupaten tertua di Bolaang Mongondow Raya (BMR), Mantan Anggota DPR-RI dua periode itu belum juga merealisasikan janjinya. Aktivis muda di Bolmong pun angkat bicara.

Kepada SINDOMANADO.COM, Mantan Ketua Kerukunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Lolak (KPMKL) Reza D Tohis mengatakan, sangat disayangkan sudah tiga tahun berlalu namun ternyata janji Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow sampai saat ini belum ada kejelasan.

Jika demikian, kata dia, adanya konsep dan komitmen Yasti untuk membangun sumber daya manusia (SDM) perlu di pertanyakan.

Menurut dia, jika mau mengembangkan atau membangun daerah, maka hal penting adalah meningkatkan kualitas SDM.

“Jadi, bila Bolmong ingin berkembang atau cerdas, hebat dan maju sesuai dengan slogan mupati, maka perlu ada keseriusan membangun SDM termasuk pemberian Beasiswa,” kata Alumni UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta itu, belum lama ini.

Lebih jauh Tohis mengungkapkan, pemerintah daerah harus mendorong kualitas pendidikan melalui pengadaan sarjana-sarjana terutama tingkat S2 (Magister) dan S3 (Doktor).

“Semisal doktor ilmu politik, ahli bidang politik, orang-orang ini kemudian tempatkan dalam struktur pemerintahan. Dengan begitu  pemerintahan akan berjalan dengan baik, karena dikelola oleh ahlinya,” jelasnya.

“Melihat kondisi Bolmong saat ini, sudah saatnya Pemda harus melakukan hal-hal tersebut. Terutama menyekolahkan anak-anak daerah sampai tingkatan Magister dan Doktor jika memang ingin meningkatkan SDM di Bolmong,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Renti Mokoginta saat dimintai tangapannya, membenarkan hal tersebut.

Dijelaskan, bahwa memang saat ini Bolmong belum mengalokasikan anggaran beasiswa, akan tetapi ke depan ini akan mengalokasikanya. “Di kala tidak dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini kemungkinan besar sudah dianggarkan,” jelas Renti.

“Tentu dengan dorongan DPRD, pihak kami sudah menyusun proposal untuk pengusulan dana hibah beasiswa tahun depan dan tentu kami akan maksimalkan,” tutupnya. (Ebby Makalalag)