BMS Bapaslon Diminta Lakukan Perbaikan, KPU Sulut Disarankan Pertegas Visi Misi Bapaslon Bisa Sesuai Dengan RPJMD

oleh -
Kenly Poluan, Pimpinan Bawaslu Sulut. (FOTO: VW)

MANADO- Badan Pengwas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) meminta kepada tiga bakal pasangan calon (bapaslon) untuk melakukan perbaikan syarat calon karena Belum Memenuhi Syarat (BMS). Pun, KPU Sulut disarankan untuk menegaskan visi dan misi Bapaslon bisa sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Diketahui, ketiga bapaslon yakni, Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK) diusung oleh PDIP, Gerindra, PKB, PSI didukung oleh Perindo dan PPP. Kemudian Christiany Eugenia Paruntu – Sehan Salim Landjar (CEP-SSL) diusung oleh Partai Golkar, Demokrat dan PAN, serta Bapaslon Vonnie Anneke Panambunan – Hendry Runtuwene (VAP-HR) diusung Partai NasDem.

“Tadi kita sudah dengar apa yang disampaikan KPU terkait pemeriksaan dan tentu kami minta bapaslon itu melakukan perbaikan. Ada beberapa hal teknis yang kami sarankan juga, KPU Sulut bisa menegaskan indikator-indikator dari kesesuaian program visi dan misi paslon dengan program RPJMD itu,” tegas Pimpinan Bawaslu Sulut Kenly Poluan, kepada SINDOMANADO.COM, selesai rapat pleno terbuka pemberitahuan hasil verifikasi persyaratan calon pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, di Kantor KPU Sulut, Minggu (13/9/2020).

Menurut dia, selama ini dari periode ke periode pemilihan itu luput dari perbincangan publik yang selama ini kita lihat terkait verifikasi yang sangat teknis yakni, ijazah, surat-surat pengadilan, kepolisian dan sebagainya tetapi penguatan pada visi-misi program paslon itu tidak menjadi perhatian.

“Kami menginginkan pada Pilkada kali ini KPU dan paslon memberi perhatian terhadap itu agar kepentingan kita melakukan Pilkada tidak saja mengganti orang, tapi menghasilkan output yang diinginkan serta perbaikan yang substansial,” harap dia.

Lanjut dia, apakah di RPJMD itu ada target-target terkait pertumbuhan perekonomian, peningkatan indeks pembangunan manusia, akses terhadap kesehatan, kemiskinan seperti apa itu harus di link dengan visi-misi program paslon.

“Supaya akan nanti di perbincangkan publik mana yang keterkaitan kuat dengan RPJMD dan diantara mereka mana yang terlihat paing serius dalam melakukan program-program yang mereka sampaikan itu,” pungkas dia. (valentino warouw)