Pelantikan Lima Kepala Daerah Terpilih Masih Berproses, Pemprov Tunggu Radiogram Kemendagri

oleh -
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey. (foto: istimewa)

MANADO – Pelantikan lima kepala dareah terpilih dari Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Minahasa Selatan (Minsel), Bolmong Selatan (Bolsel), Bolmong Timur (Boltim) dan Kota Tomohon masih menunggu radiogram dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Lima daerah tersebut kini tengah diisi sementara oleh Pelaksana Harian (Plh) bupati dan wali kota hingga waktu pelantikan nanti. Empat daerah yakni Minut, Bolsel, Boltim dan Minsel, Plh bupatinya merupakan sekretaris daerah (sekda) di pemerintah daerah (pemda) masing-masing. Khusus untuk Tomohon, Plh wali kota diambil dari pejabat eselon II Pemprov Sulut.

Gubernur Olly Dondokambey berharap para pasangan kepala daerah terpilih di lima daerah tersebut untuk bersabar menunggu jadwal pelantikan.

“Saat ini masih berproses di Kemendagri. Kita juga masih menunggu radiogram dari Kemendagri untuk memastikan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih tersebut,” kata Olly, Selasa (22/2/2020).

Ia memprediksi sebelum akhir bulan Februari, radiogram dari Kemendagri akan diterima Pemprov Sulut. “Jadi harus sabar dulu, kan waktunya masih panjang belum akhir bulan,” bebernya.

Olly menjelaskan, sesuai Undang-undang (UU) pelaksanaan pelantikan kepala daerah bupati/wali kota terpilih di Sulut, harus bertempat di ibu kota Provinsi Sulut.

“Jadi pelantikan akan digelar di Kota Manado. Mudah-mudahan dalam waktu dekat radiogram Kemendagri sudah ada, dan pelantikan akan kita lakukan,” tukasnya.

Ia menuturkan, pelantikan kepala daerah terpilih dari lima daerah tersebut memang akan dilakukan lebih dulu. Sementara, kepala daerah terpilih dari Kota Manado dan Bitung akan dilantik berikutnya.

“Khusus untuk Manado dan Bitung kepala daerahnya saat ini masih menjabat. Mungkin dua kepala daerah terpilih dari Manado dan Bitung akan dilantik secara bersamaan,” terangnya.

Olly juga meminta Plh bupati dan wali kota untuk menjalankan tugasnya dengan baik, terutama memastikan program-program pemerintah berjalan dengan baik.

“Khususnya juga dalam penanganan pandemi Covid-19. Itu harus diprioritaskan supaya kasus positifnya dapat ditekan,” tandasnya. (rivco tololiu)