Diancam Badik, Mama Muda Diperkosa di Pekuburan Masawara Singkil

oleh -
Foto ilustrasi. (ist)

MANADO — Naas menimpa perempuan berinisial GD, 21, warga di Kecamatan Mapanget. Pasalnya, korban yang diketahui seorang mama muda ini diduga menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan pelaku berinisial OM alias Okta, 30-an, warga Singkil Dua.

Informasi dirangkum sindomanado.com, aksi kriminalitas tersebut terjadi pada Sabtu (12/09/2020) sekira pukul 23:00 Wita di komplek Kuburan Masawara, Singkil. Namun, baru dilaporkan ke kepolisian pada Senin (14/09/2020).

Dari data pihak kepolisian dan pengakuan korban, kejadian tersebut bermula saat korban meminta bantuan pelaku untuk diantar ke rumah mantan suaminya, di Kampung Texas Mayondi, sekira pukul 18:00 Wita.

Usai dari rumah mantan suaminya, korban lantas diantar pulang bersama dengan pelaku menggunakan sepeda motor. Namun, pelaku tidak langsung mengantar korban pulang ke rumahnya, dengan dalih ingin mampir sebentar di rumah salah satu temannya. Saat melintas di komplek pekuburan Masawara sekira pukul 23:00 Wita, pelaku yang sudah dikuasai nafsu birahi langsung mematikan kendaraannya. Sembari mencabut pisau jenis badik kemudian mengancam korban.

“Kalau ngana nda mo iko tape mau, kita bunung pa ngana,” tutur korban menirukan ancaman pelaku. Merasa terancam akan dibunuh, korban akhirnya hanya bisa pasrah ketika pelaku menyetubuhinya di area pekuburan.

Usai melampiaskan aksi bejatnya, pelaku kemudian mengantar korban kembali ke rumah dan kembali menebar ancaman untuk tidak memberitahukan kejadian tersebut kepada siapapun. Korban yang tak terima dengan perbuatan pelaku, langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak berwajib.

Ketika dikonfirmasi, Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan, membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporan tersebut sudah kami terima dan sedang dalam proses penyelidikan unit PPA,” kata Aruan. (deidy wuisan/get) 

 

Deidy Wuisan