Pertama di Indonesia, Korpri Manado Talangi Iuran BPJS Ketenagakerjaan Ribuan Tenaga Kerja Informal

oleh -
Ketua Dewan Pengurus Korpri Manado, Micler Lakat. (ist)

MANADO — Jiwa sosial Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Jajaran Pemerintah Kota Manado patut diacungi jempol. Pasalnya, anggota Korpri Kota Manado menyisihkan sebagian gajinya untuk mencover iuran perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ribuan tenaga kerja informal atau pekerja bukan penerima upah (BPU).

“Lewat program Tumou Tou, Korpri Kota Manado mengikutsertakan 3.279 pekerja BPU dalam program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Ketua Dewan Pengurus Korpri Micler Lakat, Senin (28/9/2020).

Ia menjelaskan, Program Tumou Tou merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah Kota Manado dalam memberikan jaminan kecelakaan dan jaminan kematian ketika para pekerja informal menjalankan tugasnya sehari-hari. “Ini wujud kepedulian para anggota Korpri Pemkot Manado bagi para kerja informal,” papar Sekretaris Kota Manado itu.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Donald Supit menambahkan, Korpri Manado lewat Program Tumou Tou merupakan program daerah pertama di Indonesia yang melakukan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam bidang jaminan kecelakaan dan kematian kerja. “Anggaran yang digunakan untuk mencover 3.279 tenaga informal merupakan selisih bayar dari iuran seluruh anggota Korpri Kota Manado sejak Agustus 2020. Berdasarkan kerja sama Korpri dan BPJS pada 2019 lalu, setiap anggota Korpri dipotong dari gaji senilai Rp5.400 untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan jaminan kecelakaan dan kematian kerja. Namun, berdasarkan aturan BPJS mulai Agustus 2020 iuran anggota Korpri ditetapkan Rp504 hingga akhir tahun nanti,” terang Supit.

“Tahun depan, direncanakan setiap ASN Kota Manado akan menanggulangi iuran BPJS minimal satu tenaga kerja informal. Kami berharap, program ini akan memberikan pemahaman kepada seluruh tenaga kerja informal akan pentingnya jaminan keselamatan kerja ketika menjalankan tugas sehari-hari,” tukasnya.

Sekadar diketahui, pekan lalu, Wali Kota GS Vicky Lumentut menandatangani nota kesepahaman dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait keikutsertaan 13.000 pekerja BPU dalam program serupa yang dibiayai lewat APBD Pemkot Manado. (kimgerry)