Menkes Budi Sadikin Minta Warga Sulut Bersabar, Ketersediaan Vaksin Covid-19 di Indonesia Baru 24%

oleh -
Menkes Budi Sadikin dan Menparekraf Sandiaga Uno saat meninjau vaksinasi massal di Graha Gubernuran. (foto: istimewa)

MANADO – Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Sadikin minta masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) untuk bersabar menunggu pemberian vaksinasi Covid-19.

Itu disampaikannya saat memantau proses vaksinasi bagi para pelaku usaha pariwisata di Graha Gubernuran, Bumi Beringin, Kota Manado, Jumat (5/3/2021).

Menkes Budi Sadikin hadir bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) yang didampingi langsung Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw.

“Warga Sulut kiranya dapat bersabar, karena ketersediaan vaksin sampai Bulan Juni di Indonesia baru sekitar 24%,” ucap Menkes.

“Bulan Januari kita ada 3 juta, bulan Februari kita masuk 7 juta, dan bulan Maret 11 juta. Sampai akhir Juni kita bisa bawah sembilan puluh juta dari kebutuhan total 363 juta,” sambungnya.

Menkes juga meminta kepada seluruh masyarakat Sulut untuk tetap mempertahankan tren positif dalam penurunan Covid-19 dengan terus memperhatikan 3M dan juga mengurangi mobilitas yang tidak perlu.

“Saya titip disiplinnya dijaga. Selain pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, apalagi yang kendor? Jalan-jalannya kendor,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Steven Kandouw menjelaskan bahwa di Sulut pemberian vaksinasi telah memasuki tahap yang kedua sesuai dengan program pemerintah pusat.

“Tahap pertama kita di Sulut 22 ribu. Tahapnya sudah selesai sekarang ini tahap ke dua 64 ribu,” beber Kandouw.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang cepat memberikan regulasinya langsung diberikan kepada para pelaku pariwisata yang ada di Sulut.

“Jadi dengan ini kita ada titik cerah bagi kita semua yang ada di Sulut untuk cepat bangkit mengatasi permasalahan karena Covid-19 ini,” tandasnya. (rivco tololiu)