Empat Saksi Diperiksa, Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Terus Diusut

oleh -
Leonard Simanjuntak Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapaspenkam). (FOTO: Istimewa)

MANADO- Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, terus diusut.

Menurut Leonard Simanjuntak, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, kali ini Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung memeriksa empat orang sebagai saksi pada Selasa (20/4/2021).

“Ada empat orang saksi yang diperiksa terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di BPJS Ketenagakerjaan. Saksi yang diperiksa yaitu PI selaku Deputi Direktur Bidang Pasar Modal BPJS Ketenagakerjaan; KBW selaku Deputi Direktur Bidang Pasar Modal BPJS Ketenagakerjaan; HS selaku Analisis APF pada BPJS Ketenagakerjaan; EH selaku Asisten Deputi Analisis Pasar Saham BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya, belum lama ini.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19, antara lain dengan memperhatikan jarak aman antara saksi diperiksa dengan Penyidik yang telah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta bagi saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan. (Marsel Tumbelaka/*)