Berikut Sejumlah Aspirasi Warga Kecamatan Belang di Reses Legislator Artly Kountur

oleh -
Reses anggota DPRD Artly Kountur di Kecamatan Belang. (FOTO:Ist)
BELANG-Sejumlah keluhan warga masyarakat kecamatan Belang terserap lewat kegiatan Reses yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Artly Kountur, Senin 26/4/2021.
Dalam kesempatan tersebut, legislator Dapil II yang juga Ketua Komisi 1 DPRD Mitra ini mengungkapkan jika persoalan administratif dilingkungan pemerintahan Desa, pembangunan peningkatan akses jalan hingga persoalan gangguan Kamtibmas menjadi faktor krusial.
“Reses menjadi sarana warga menyampaikan aspirasi. Selanjutnya sebagai wakil rakyat berkewajiban untuk meneruskan hal ini kepada pemerintah dan isntansi terkait,” ujar Kountur. (Marfel Pandaleke)
Berikut Aspirasi Warga yang disampaikan dalam reses anggota DPRD Artly Kountur :
1.Mempertanyakan Persoalan Penghasilan Tetap (Siltap) Perangkat Desa yang belum dicairkan.
2.Penonaktifan Kumtua dalam hal temuan dari Inspektorat dan rekomendasi kepada PMD Dalam hal pembinaan dan pengawasan, dimintakan harus ada toleransi. Alasannya Kumtua tidak semata bukan melakukan urusan pembangunan tapi juga urusan lain.
3. Warga meminta Pembangunan proyek Ibu Kota Kecamatan (IKK) di lorong seputaran ibu kota Kecamatan Belang.
4. Warga meminta Dinas Perhubungan soal jalan satu arah One dengan membuka jalan dari Borgo ke Molompar Timur Wilayah pantai
5. Sejumlah Aparat Desa mempertanyakan soal tupoksi
BPJS bagi aparat desa dan BPD. Meski
belum aktif  BPJS siltap di bulan Januari, namun sudah ada pemotongan 3 bulan.
6. Belum adanya jabatan Sekdes definitif sehingga berdampak pada kelancaran di bidang Penyelenggaraan Pemerintahan.
7. Warga menyoal terkait Penerima BST terjadi pengurangan dan yang justru nama yang dihilangkan adalah nama yang seharusnya layak.
8. Warga mengeluhkan Kesulitan dan keterlambatan soal pembayaran Hari Orang Kerja (HOK) Pegerjaan proyek fisik Dana Desa.
9.Warga mengeluhkan soal gangguan Kamtibmas yang dilakukan sekelompok remaja di kawasan jalan lingkar Belang. Pihak kepolisian diminta untuk giat Patroli.
10. Terkait penginputan data SDGs membutuhkan perlengkapan dan biaya internet
11. Pemerintah Desa berharap pemanfaatan anggaran Dana Desa 8 Persen untuk Covid untuk terkait mekanismenya segera di follow up ke Dinas PMD terkait
12 Sejumlah aparat Desa hingga BPD di wilayah kecamatan Belang belum memiliki SK sehingga mereka butuh kejelasan.