Rumah Kost di Kelurahan Rinegetan Habis Dilahap Si Jago Merah

oleh -
Pemadam kebakaran sementara memadamkan api (Foto: istimewa)

TONDANO – Rumah Kos miliki keluarga Saputra-Bulu di Kelurahan Rinegetan Lingkungan V Kecamatan Tondano Barat Habis dilahap Si Jago Merah sekira pukul 05.00 Wita, Selasa (4/5/2021).

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Minahasa melalui Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Steward Lumanauw mengatakan pihaknya sekira pukul 05.00 Wita mendapat laporan bahwa di Kelurahan Rinegetan telah terjadi kebakaran.

“Tadi subuh ada warga yang melapor bahwa telah terjadi kebakaran dan kami langsung menerjunkan 6 unit dan 4 mobil Damkar juga 1 mobil Ambulance untuk menuju ke lokasi kejadian dan api pun bisa dipadamkan pada pukul 06.00 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dugaan sementara penyebab kebakaran karena arus pendek/korsleting,” ungkap Lumanauw.

Sementara itu Kapolres Minahasa melalui Humas Polres Minahasa Iptu Robin Langi membenarkan kejadian tersebut.

“Menurut saksi Melky Tumilantouw, 40, yang ada di lokasi menjelaskan, saat saksi melihat ada kobaran api, saksi langsung menghubungi pemilik rumah ibu Ervina Bulu melalui via telephone dan menginformasikan bahwa rumahnya sudah terbakar kemudian mereka langsung menghubungi Kantor Damkar,” tutur Langi.

Langi pun menjelaskan dari laporan yang masuk, bahwa rumah milik Ervina Bulu tersebut adalah tempat kost dan saat ini di huni oleh tiga orang warga.

“Warga yang tinggal di kost tersebut bernama Merry Maweru, 20 , Angel Nonutu 25 , dan Rian Pakasi, 30. Menurut keterangan dari penghuni kost (Rian Pakasi), sekira tadi subuh dirinya bangun dan melihat sudah ada kobaran api yang berasal dari kamar belakang yang kosong, dirinya sudah berusaha memadamkan api tapi karena api tak kunjung padam dan sudah mulai membesar, mereka langsung keluar dan menyelamatkan diri mereka,” ucap Langi.

“Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), atas kejadian tersebut jumlah kerugian material berkisar Rp200 juta,” tutup Langi.

(KORAN SINDO MANADO/Michael Tumbelaka)