TALAUD – Salah satu faktor penunjang pembangunan perekonomian di Daerah  Kepulauan Talaud adalah mengenai infrastruktur disegi pendistribusian listrik. Sehingga Pemerintah setempat melobi ke Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk sarana kelistrikan di daerah ini.

Pasokan listrik yang memadai akan ikut menentukan arah perkembangan ekonomi serta menunjang aktivitas masyarakat, termasuk di Pulau Karakelang dan Salibabu.

“Kita ketahui bersama bahwa listrik memang akan mampu menjangkau hingga ke pelosok desa bahkan di pulau terluar dan semua tinggal menunggu pelaksanaannya,” ucap terang Bupati E2L pada sambutannya dalam ruang  Paripurna HUT daerah Talaud yang ke-19 di Gedung DPRD, beberapa waktu lalu.

Lanjut ia, pihaknya tetap memperjuangkan pembangunan Daerah untuk masa depan generasi dan saya tetap berjuang ke pemerintah pusat agar supaya sektor listrik jadi perhatian utama sehingga bisa terealisasi dan tersuplai ke daerah tanah Porodisa ini.

Tahun 2021 ini pada bulan Agustus nanti, listrik 2 megawatt akan masuk ke Talaud. Listrik ini untuk kebutuhan di Pulau Karakelang 1 megawatt dan Pulau Salibabu 1 megawatt. Ini patut kita syukuri dan menjadi kado HUT Daerah Talaud.

“Alokasi listrik 2 MW bukanlah alokasi yang kecil. Namun meski belum bisa menjangkau pulau terluar, tapi ini patut kita syukuri dan menjadi kado di HUT Daerah Talaud ke-19 Tahun,” ungkapnya.

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Talaud Jakop Mangole didampingi Wakil Ketua Voker Pelle, Wakil Ketua Djekmon Amisi serta dihadiri Wabup Moktar Parapaga dan para anggota dewan serta pejabat Pemkab Talaud dan Staf Ahli Gubernur Jetty Pulu.

Berkat usaha dari Bupati dr. Elly Engelbert Lasut, melobi ke kementrian  ESDM akhirnya  membuahkan hasil yang positif demi rakyat Talaud. (Jasman)