Apresiasi Peran PERABOI, Gubernur Olly Harap Jaga Eksistensi Wujudkan Indonesia Sehat 2025

oleh
Ketua DPRD Sulut Fransiscus Silangen saat membuka Muktamar PERABOI XII. (foto: istimewa)

MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey berharap Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) dapat menjaga eksistensinya dalam mewujudkan visi Indonesia Sehat Tahun 2025.

Harapan ini disampaikan Gubernur Olly melalui Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Provinsi Sulut, dr Jemmy Lampus MKes di acara Muktamar PERABOI XII di Novotel Manado, Kamis (10/2/2022).

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengapresiasi peran PERABOI. Karena itu, Muktamar XII bernilai penting serta strategis bagi eksistensi PERABOI untuk kemajuan bersama.

“Selamat melaksanakan Muktamar XII, Saya tidak lupa memberikan apresiasi atas rintisan karya PERABOI, yang selama ini terus diupayakan dalam menjaga eksistensi PERABOI, serta mendukung pembangunan bangsa dan daerah, utamanya untuk kesehatan raga sesama,” kutip dr Lampus.

Lanjutnya, sesuai dengan paradigma sehat, pemerintah telah menetapkan Visi Indonesia Sehat 2025. Peranan Dokter dan organisasi profesi yang menaungi tenaga kesehatan dalam mewujudkan Indonesia Sehat tahun 2025, tentunya menjadi yang utama, dan sangat diperlukan.

Strategi-strategi yang telah ditetapkan dan ditempuh dalam mewujudkan Visi Indonesia Sehat tahun 2025, antara lain:

* Penguatan regulasi untuk mendukung pengembangan dan pemberdayaan tenaga kesehatan melalui percepatan pelaksanaannya, peningkatan kerjasama lintas sektor dan peningkatan pengelolaannya secara berjenjang di pusat dan daerah.

* Peningkatan Perencanaan Kebutuhan Tenaga Kesehatan.

* Peningkatan dan Pengembangan Pengadaan atau Pendidikan Tenaga Kesehatan.

* Peningkatan Pendayagunaan Tenaga Kesehatan.

* Pembinaan dan Pengawasan Mutu Tenaga Kesehatan.

* Penguatan Sumber Daya Pengembangan Tenaga Kesehatan.

Beberapa strategi itu, menurut Gubernur Olly sudah secara jelas memberi isyarat bahwa dibutuhkan keterlibatan organisasi profesi bidang kesehatan.

“Sehingga PERABOI sebagai wadah yang menghimpun, membina, melindungi, mengembangkan dan mengawasi dokter yang memiliki kompetensi untuk melakukan operasi atau pembedahan pada pasien kanker, turut berperan penting dalam mewujudkan Indonesia Sehat,” ungkap Lampus.

Dalam mendukung setiap strategis dan langkah menuju Indonesia Sehat sebagaimana yang telah ditetapkan, Gubernur Olly berharap PERABOI dapat menjaga eksistensinya.

“Pengurus PERABOI di seluruh Indonesia diharapkan terus mampu menjaga eksistensi PERABOI dan peran Dokter Ahli Bedah Onkologi. Disamping itu, terus diharapkan bersinergi dengan pelaku-pelaku pembangunan di bidang kesehatan, termasuk dengan Pemerintah Daerah,” pesannya.

Gubernur Olly juga berharap lewat pelaksanaan Muktamar XII di Manado, PERABOI akan ada lompatan, inovasi konstruktif dalam mewarnai rintisan kerja dan karya PERABOI kedepan, utamanya untuk penguatan kapasitas dan pelaksanaan fungsi.

“Lewat Muktamar ini juga, kiranya sinergitas dan hubungan kerja pengurus dan segenap anggota PERABOI akan semakin kuat. Kolaborasi kita kedepan semakin mantap, dalam pembangunan kesehatan, untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat di daerah yang sehat, serta kontribusi bagi terwujudnya Indonesia Sehat dan Indonesia Maju. Selamat bakudapa, selamat berkegiatan di Bumi Nyiur Melambai. Selamat melaksanakan Muktamar kepada segenap komponen PERABOI. Tuhan memberkati kita semua,” pungkasnya.

Muktamar PERABOI XII di Novotel Manado ini dibuka Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, dr Fransiscus Andi Silangen. (rivco tololiu)