OJK Sulutgomalut Ajak Perbankan Sulut Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Pelajar

oleh
Kepala OJK Sulutgomalut, Robert Sianipar. (FOTO: Fernando Rumetor)

MANADO – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (OJK Sulutgomalut) mengajak pelajar di Sulut untuk memiliki rekening perbankan lewat program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar).

“Sejak dicanangkan pada tahun 2019 sampai dengan Maret 2024, program Kejar ini sudah mencapai 57,05 juta pelajar se-Indonesia,” ucap Kepala OJK Sulutgomalut, Robert Sianipar dalam bincang-bincang santai ‘Media Update dalam rangka Hari Indonesia Menabung dan Kejar Award 2024’, Jumat (5/7/2024).

Menurut Robert, dari 57,05 juta pelajar tersebut, total simpanan yang mereka miliki mencapai Rp32,83 Triliun. “Dan ini melibatkan 538 Bank peserta di seluruh Indonesia,” bebernya.

Tahun ini, OJK mengajak perbankan di Sulut untuk menyukseskan Hari Indonesia Menabung dan Kejar Award 2024 dengan lebih aktif turun ke sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan program Kejar serta berbagai produk layanan keuangan lainnya.

“Tujuan dari program ini adalah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat, terlebih para pelajar,” ucap Robert.

Diketahui, OJK terus mendorong budaya menabung khususnya pada generasi muda yang penting untuk meningkatkan inklusi keuangan dan perencanaan keuangan di masa depan.

Selain itu, Robert menyebut dengan era digital yang semakin maju, terjadi juga peningkatan penawaran-penawaran yang sifatnya penipuan seperti investasi ilegal dan investasi bodong.

“Peran kita bersama, dari lembaga keuangan dan media massa untuk mencerdaskan masyarakat. Supaya tidak jadi sasaran penawaran-penawaran penipuan karena tidak paham produk, tidak paham resikonya,” bebernya.

“Kalau kita lihat masyarakat yang tinggi tingkat literasi dan inklusinya, tentunya tingkat kesejahteraannya juga meningkat,” sebut Robert. (Fernando Rumetor)